Detik-detik Warga Keluarkan Tubuh Wartoyodi dari dalam Perut Buaya, Ramai Ucap 'La Ilaha Illallah'

Warga Kampung Teluk Lanus, Siak secara bersama-sama melakukan aktivitas membelah perut seekor Buaya mengeluarkan tubuh Wartoyadi

Antaranews/Bayu AA
Warga bersama membelah perut Buaya untuk mengeluarkan potongan tubuh pria yang diterkamnya. 

TRIBUN-MEDAN.com - Warga Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak secara bersama-sama melakukan aktivitas membelah perut seekor Buaya yang menerkam warga bernama Wartoyodi Sungai Lakar pada Selasa (18/6) malam kemarin. 

Video perut buaya dibedel kemudian diposting akun instagram @yusri.kampai, terlihat buaya diseret di sebuah jalanan tanah. 

Seluruh bagian tubuh buaya itu tampak terikat. Berikutnya video itu memperlihatkan tubuh buaya dibalik, dan perutnya tampak dibelek 

Warga kemudian tampak mengambil potongan tubuh yang disebut sebagai potongan tubuh manusia dari dalam perut buaya tersebut. 

Potongan tubuh itu tampak dimasukkan ke dalam sebuah karung berwarna putih. 

"Iya perutnya dibelah, nanti sisa tubuh itu yang akan dikebumikan. Korbantubuhnya sudah hancur, sebagian di luar dan sebagian dalam perut Buaya," kata Camat Sungai Apit, Wahyudi, Rabu malam seperti yang dikutip dari Antara.

Terlihat dua tiga orang menggunakan parang untuk membelah perut Buaya. Setelah itu tampak bagian tubuh dari lutut hingga ujung kaki dikeluarkan lalu dimasukkan ke karung.

Simak video selengkapnya di bawah ini : 

Wahyudi mengatakan Buaya tersebut diketemukan tak jauh dari lokasi hilangnya korban pada Rabu (19/6) sore. Ditemukannya Buaya tersebut setelah upaya pencarian bersama masyarakat.

Tak hanya itu, pencarian juga dilakukan dengan memanggil Pawang Buaya dari Lubuk Mudo, Sungai Pakning. Sementara korban Wartoyo yang dipastikan tak bernyawa lagi meninggalkan seorang istri dan anak.

Peristiwa ini disebut terjadi di Kabupaten Siak. 

Baca: INILAH 9 Jenderal Polri yang Mendaftar Calon Pimpinan KPK, Di Antaranya Irjen Pol Coki Manurung

Baca: Presiden Irak Barham Saleh Kirim Undangan Resmi kepada Paus Fransiskus Agar Mengunjungi Negaranya

Serangan Buaya Makin Parah

SERANGAN buaya muara di Provinsi Bangka Belitung (Babel) kian menggila. Dalam tempo kurang dari dua bulan sudah ada enam serangan buaya.

Bangkapos.com, mencatat sejak bulan Maret hingga pertengah bulan April 2019 ada enam kasus serangan buaya muara terhadap manusia di Pulau Bangka dan Pulau Belitung.

Dari enam kejadian itu, satu orang tewas dan lima orang lain luka-luka.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved