Citizen Reporter

KKSP Gelar Pelatihan Jurnalistik di Meulaboh

Sekitar 16 orang anak usia 14 - 17 tahun mengikuti pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan Yayasan KKSP Medan, di Endatu Kopie

KKSP Gelar Pelatihan Jurnalistik di Meulaboh
TRIBUN MEDAN/DOK
MAMAN NATAWIJAYA - Aktivis Anak di Medan
TRIBUN-MEDAN.com - Sekitar 16 orang anak usia 14 - 17 tahun mengikuti pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan Yayasan KKSP (Pusat Pendidikan dan Informasi Hak Anak) Medan, di Endatu Kopie, Jalan Nasional Meulaboh, Aceh Barat, Selasa (28/2).

Taufik Hidayat, Project Coordinator KKSP Aceh Barat menyatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada anak tentang dasar-dasar jurnalistik dan pemanfaatan media internet.

"Kegiatan ini bertujuan mengenalkan dasar-dasar jurnalistik dan mengenalkan media internet termasuk bagaimana mengupload tulisan-tulisan mereka ke blog atau situs yang ada di internet," ujarnya.

Pelatihan jurnalistik ini difasilitasi Eva Ikstena-Strapcane dan Janis Strapcans, relawan dari organisasi Liepajas Jaunie Vanagi, Latvia, Eropa Utara, yang sedang bertugas di Indonesia. Dalam pemaparannya, Eva yang juga jurnalis nasional di negaranya, menyatakan, untuk membuat berita yang baik seseorang ataupun jurnalis harus memperhatikan beberapa hal.

"Pertama persiapan, termasuk di dalamnya menentukan tujuan publikasi, mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan, dan berlaku sopan dan sabar ketika mewawancarai sumber berita, berilah waktu terhadap orang yang kamu wawancarai, karena kadang orang yang kamu wawancarai butuh waktu untuk menjawab pertanyaan yang kamu ajukan, " ujarnya.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah persiapkan peralatan visual (kamera atau foto), kemudian buatlah cerita yang menarik dengan membuat judul yang menarik dan menyebutkan fakta yang menarik pula.

"Dan yang tak boleh dilupakan harus jujur dalam membuat berita. Jangan pernah bohong, jangan membuat fakta palsu, dan jangan menambahkan opini pribadi dalam berita yang kamu buat," ujarnya lagi.

Dalam pelatihan ini juga dilatih bagaimana cara memanfaatkan media internet terutama bagaimana membuat blog dan men- share tulisan yang dibuat peserta pelatihan.

"Kami berharap, setelah kegiatan ini, anak-anak bisa menggunakan media internet secara lebih positif, tidak hanya mengakses game atau pun situs tidak atau kurang bermanfaat lainnya, tapi bisa menggunakannya untuk mengembangkan kreatifitas mereka, terutama dalam bidang jurnalistik," ungkap Taufik Hidayat. Para peserta menyatakan kegiatan sangat bermanfaat.

Sarah (17), peserta, yang juga siswa MAN 1 Meulaboh menyatakan, ini merupakan pengalaman baru baginya dan banyak manfaat baginya.

"Dengan kegiatan ini saya lebih mengetahui bagaimana cara kerja seorang jurnalis, ternyata sebuah berita tidak ditulis asal-asalan saja, ada aturannya, dan itu menjadi menambah motivasi saya untuk menjadi seorang jurnalis," ujarnya.

Budi, alumni MAN 1 Meulaboh menyatakan kegiatan ini menambahkan pengetahuan dan keterampilannya di bidang jurnalistik.

"Saya hobi menulis, dan dengan mengikuti kegiatan ini, saya menjadi tahu bagaimana membuat sebuah tulisan yang baik, terutama untuk berita," ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved