Unjuk Rasa 26 Maret

Mahasiswa Tolak Ide Kapolda

Ide kapolda sumut Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro untuk menyatukan satu titik massa unjuk rasa penolakan BBM di lapangan Merdeka Medan,

Tayang:

“Dialog tersebut, kita tekankan kepada mhasiswa yang melakukan demonstrasi untuk tidak anarkis,

Sementara itu, Iqbal ketua pelajar Muhammdiyah Sumut menolak aksi dialog tersebut, sebagai rangka untuk menundukkan mahasiswa dalam aksi demonstrasi senin.

“Aksi kita tidak surut pada Senin nanti walaupun kita diskusi disini, kita pastikan akan tetap melakukan aksi,” terangnya

Dalam diskusi tersebut turut dihadiri Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro, Kasdam I/BB Brigjen TNI I Gede Sumerta, Pangkosek Hanudnas III Kolonel (Pnb) Yuyu Sutisna, Wakil Ketua DPRD Sumut HM Afan, ketua DPRD Medan Amiruddin, BEM Kota Medan, Kelompok Cipayung seperti HMI, GMNI, GMKI, PMKRI, PMII.

Terpisah pada Minggu sore, Kongres Rakyat Sumatera Utara (KRSU) melakukan pemantapan dalam aksi demonstrasi pada senin di halaman FISIP USU. Dalam rapat tersebut, KRSU akan melakukan dua formasi dalam unjuk rasa.

“Ada dua formasi kita, formasi parade dan formasi kura-kura,” terang  wakil Pimpinan Aksi KRSU Prabu Alam Syahputra didampingi ketua Pimpinan AKsi ahmadyah atau abeng.

Ia mengatakan, dalam aksi senin, yang saat ini sudah dipastikan turun sekitar 18.900 orang. Dan jumlah tersebut akan terus bertambah.

“Kita sepakat titik kumpul lapangan merdeka dan ada 6 titik aksi yang akan ditempuh, DPRD Sumut, kantor gubernur, polonia, tol dan beberapa titik lain,” terangnya.

Yang dimaksud dengan formasi karnaval, yaitu melakukan longmarch dari titik kumpul menuju titik yang di tuju. Sedangkan formasi kura-kura, dimaksud untuk melakukan pendudukan.

Sementara itu, Ada 68 advocat yang akan backup KRSU dalam demosntrasi senin nanti dan ada 92 organisasi.

Sekretaris kesper Sumut, israel Situmenang, dalam rapat pemantapan tersebut mengatakan kesper siap melakukan mogok masal pada senin nanti. “semua armada ngkot akan melakukan mogok masal pada apukul 00.00 nanti malam dan akan ikut dalam aksi pada senin nanti,” terangnya

Pantauan Tribun, dalam rapat pemantapan tersebut, para aktivis juga melakukan pengumpulan sumbangan dari masing-masing aktivis. Dalam pengumpulan dana tersebut, terkumpul dana sekitar Rp 4 juta dari patungan masa.

Sementara itu, kelompok organisasi semakin banyak yang bergabung mulai dari kelompok pensiunan hingga geng motor. Seperti kelompok Roda api.

“Roda api sendiri merupakan geng motor dan kita akan gabung bersama KRSU, ada 2000 masa dari kami,” ucap Rudi yang mengaku dari ketua kelompok Roda Api.

Sontak saja, mendengar dari kelompok geng motor membuat mata aktivis yang sedang melakukan langkah pemantapan mengarah kepada sosoknya dan memberikan aplause. “hidup geng motor,” teriak ratusan aktivis.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved