Lintasan Reli Italia Sulit, Pembalap Unggulan Berguguran
Setelah berhasil finish di 2 Special Stage pembuka Rally Italy, Kamis
Di hari kedua ini, Rifat Sungkar, bersama Scott Beckwith sebagai navigator, akan bertarung di 6 SS, dengan total jarak tempuh sejauh 524,14 km, termasuk dua SS terpanjang di Rally Italy, SS3/8 Monte Lerno yang memiliki panjang lintasan sejauh 29,68 km. Demikian rilis yang dikirim ke redaksi Tribunnews.com, Jumat (19/10/2012).
“Hari kedua Rally Italy ini dibuka dengan lintasan yang sangat sulit, Monte Lerno. Kesalahan kecil saja bisa berakibat fatal di lintasan sepanjang hampir 30 km ini,” ujar Rifat. Hal ini terbukti dengan terhentinya juara dunia rally 9 kali di special stage ini. Sebastian Loeb menabrak batu besar di suatu tikungan, kira-kira di kilometer 5 special stage ini. Akibatnya kemudi kendaraannya rusak dan tidak dapat melanjutkan pertandingan. Selain itu, Thiery Neuville juga sempat keluar jalur, yang membuatnya kehilangan banyak waktu dan melukai tangan kanannya ketika berusaha mengembalikan mobilnya ke lintasan dan meneruskan pertandingan. Fastron World Rally Team sendiri, berhasil menyelesaikan SS3 ini dengan catatan waktu 21 menit 03 detik.
SS4 Castelsardo 1, yang terletak di sebelah utara Sassari, kota dengan penduduk terbanyak kedua di Sardinia, merupakan lintasan yang baru dipergunakan di Rally Italy. Di special stage ini, pereli unggulan yang lain, Jari Matti Latvala juga mengalami insiden karena menabrak pinggiran lintasan dalam kecepatan tinggi yang merusak radiator mobilnya. Di stage ini, Rifat dan Scott berhasil finish dengan mencatat waktu 11 menit 53,5 detik.
Di SS5 Tergu-Osilo 1, Rifat dan Scott berhasil finish dengan catatan waktu 11 menit 0,9 detik. Di beberapa bagian, lintasan SS5 berupa jalan yang sempit, tetapi juga ada bagian-bagian yang menanjak. “Survey yang kita lakukan di lintasan special stage ini sangat membantu kita, sehingga kita bisa melaluinya dengan aman,” terang Scott.
Secara umum, sampai dengan pertengahan hari kedua ini, rekan satu tim Sebastian Loeb, Mikko Hirvonen dari Finlandia, memimpin rally Italy dengan catatan waktu 1 jam 17 menit 30,9 detik. Diikuti oleh Petter Solberg di posisi kedua, dan Mads Ostberg di tempat ketiga. Sedangkan di kelas Rally Class, Yuriy Protasov masih terlalu tangguh bagi para pesaingnya.
Sementara berita ini diturunkan, seluruh peserta Rally Italy masih berada di Remote Service Park di daerah Sassari, di mana selanjutnya mereka akan kembali bertarung di 3 special stage tersisa, yaitu SS6 Castelsardo 2, SS7 Tergu-Osilo 2 dan terakhir untuk hari kedua, adalah SS8 Monte Lerno 2.
Rifat Helmy Sungkar, atlet motorsport kelahiran Jakarta tanggal 22 Oktober 1978 ini, dibesarkan di tengah keluarga pereli. Reli sudah merupakan bagian dari dirinya. Sejak terjun didunia otomotif yang merupakan olahraga turun temurun dari sang kakek (Alm s.Gondokoesoemo) Dedikasi dan prestasi Rifat di arena reli nasional mau pun internasional telah terbukti .
8 kali menjadi juara Nasional Rally dan Sprint Rally, peringkat 2 Pacific Cup Driver dan peringkat 3 Asia Pacific Rally Champion merupakan jenjang dan keberhasilan Rally yang ditekuninya sejak 1990, dan atas prestasinya, pada tahun 2006, Rifat Sungkar dianugrahkan Bintang Prestasi yang disematkan langsung oleh Presiden RI – Bpk Susilo Bambang Yudhoyono.
Sebagai atlet otomotif Indonesia yang berprestasi, Rifat Sungkar juga berprestasi di bidang olahraga motorsport drfiting. Atas komitmen dan kontribusinya di bindang olahraga motorsport drifting di Indonesia, Rifat Sungkar dipercaya sebagai ketua Komisi Drift yang baru belakangan ini diresmikan oleh PP IMI. Rifat Sungkar juga ditunjuk sebagai duta safety driving Indonesia, dalam rangka mendukung kampanye FIA dan UNESCO untuk mengurangi kecelakaan lalu-lintas sampai dengan 50 persen pada tahun 2020.
