Tanda Tangan Dana Hibah MRT, Jokowi Butuh Jawaban Logis

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tetap menunggu jawaban yang logis

Tanda Tangan Dana Hibah MRT, Jokowi Butuh Jawaban Logis - tolak.jpg
TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tetap menunggu jawaban yang logis terkait pembubuhan tanda tangan pada surat tanggung jawab mutlak untuk penggunaan dana hibah proyek Mass Rapid Transit (MRT) yang nilainya triliunan rupiah.

"Saya ingin diberi sebuah pemahaman kalau memang harus tanda tangan, karena saya ini-ini-ini. Kalau logikanya masuk, saya teken," ujar Joko Widodo di Balai Kota, Jakarta, Rabu (24/4/2013).

Joko Widodo masih merasa 'janggal' ketika dirinya harus menandatangani surat tanggung jawab dana hibah MRT ini. Pasalnya, proyek MRT masih belum dimulai namun sudah harus menandatangani surat tersebut.

"Itu kan kalau mau cairkan uangnya. Kalau tidak untuk apa. Mulai saja belum kok disuruh bayar," ucap pria yang akrab disapa Jokowi ini.

Mantan Wali Kota Surakarta ini juga bingung lantaran harus menandatangani surat tanggung jawab penuh atas dana hibah tersebut. Sebab, menurut dia, itu adalah porsinya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

"Kenapa Gubernur masih harus tanda tangan? Ini urusan BUMD. Kalau BUMD minta semua saya tanda tangan bagaimana?" ucap Jokowi.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved