Demo BBM

Massa Serbu Gedung Uniland, Gagal Duduki Bandara Polonia Medan

Lebih kurang seribuan massa yang tergabung dari berbagai organisasi

Tayang:
Editor: Muhammad Tazli

Massa yang terus melakukan orasinya, perlahan-lahan merangsek masuk sekitar 500 meter dari simpang lampu merah Jalan Juanda (tepatnya di depan Masjid Dirgantara Pangkalan TNI AU Soewondo, arah Bandara Polonia Medan). Untuk mengantisipasi massa, Kapolresta Medan AKBP Nico Afinta, juga tampak mengatur anak buahnya.

Di sini, massa gabungan pun sempat melakukan aksi bakar ban. Ditutupnya Jalan Imam Bonjol arah ke Bandara Polonia Medan, sempat terlihat beberapa penumpang dari lampu merah Jalan Juanda berjalan kaki sembari menenteng barang bawaannya menuju Polonia Medan. Seperti diketahui, akses menuju Polonia ada tiga. Pertama Jalan Imam Bonjol, kedua masuk dari kawasan Apros dan ketiga masuk dari Jalan Mongonsidi Medan. Dan hari itu, masa berhasil menutut akses utama ke Polonia yakni Jalan Imam Bonjol.

"Kalau BBM naik kami akan menduduki Bandara Polonia. Siap turunkan SBY. Ganti rezim SBY. Alasan pemerintah bahwa anggaran BBM bersubsidi terus membengkak sehingga membebani APBN cendrung menyesatkan dan membodohi rakyat. Karena yang membebani APBN adalah utang luar negeri maupun bunganya, fasilitas para pejabat dan anggota DPR, termasuk kendaraan dinas," ujar Pimpinan Aksi Kongres Rakyat Sumut Rahmatsyah Putra.

Rahmat mengatakan, kalau pemerintah SBY-Boediono tidak mampu mengendalikan dan mempertahankan harga BBM, maka lebih baik mundur. Menurutnya itu lebih baik dan bijak, daripada akhirnya akan dipaksa mundur oleh rakyat Indonesia yang kian terjepit dan tertindas dengan kebijakan-kebijakan pemerintah yang hanya menyiksa rakyat.


(Irf/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved