Medan Hujan Abu
Debu Sinabung Bisa Sebabkan Mata Perih dan ISPA
Setelah Sabtu malam (23/11) pasca letusan gunung sinabung yang mengeluarkan debu hingga
Laporan Wartawan Tribun Medan/Joko Susanto
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Setelah Sabtu malam (23/11) pasca letusan gunung sinabung yang mengeluarkan debu hingga radius puluhan kilo meter. Hingga mencapai daerah Kota Medan sekitarnya, membuat aktifitas masyarakat terganggu, pasalnya debu tersebut membuat mata menjadi perih bahkan dapat berakibat penyakit inpeksi saluran pernapasan (Ispa). Hal itu diungkapkan, Humas RSUD Dr Pirngadi Medan, Edison Perangin-angin, SH. MKes, saat di hubungi melalui saluran Handphonenya, Minggu (24/11/2013)
"Hendaknya masyarakat dapat membatasi aktifitas diluar rumah untuk sementara waktu, pasca letusan gunung yang ada di Kabupaten Karo. Jika ada gejala yang ditimbulkan pasca merebaknya debu letusan gunung sinabung itu segera periksakan ke rumah sakit terdekat" kata Edison
Ia menambahkan, jika masyarakat sudah mengalami gejala kurang baik pada tubuh setelah beraktifitas diluar rumah segera datang ke Rumah Sakit
“Untuk dilakukan perawatan intensif dikatakannya mengahiri penjelasan,” ujarnya
Sementara itu, Petugas medis IGD RSUD Dr. Pirngadi Medan, dr. Ariasyah menyebutkan, bahwa terjadinya ispa itu dikarenakan masuknya virus pada tenggorkan manusia yang menyebabkan terjadinya gangguan pernafasan.
"Masuknya virus yang disebabkan oleh debu kiriman dari letusan gunung sinabung membuat infeksi tenggorokan yang berdampak pada gangguan kesehatan seperti, batuk, pilek,” ungkapnya
Dia menuturkan, untuk mengantisipasi gejala ispa tersebut dapat menggunakan masker, kaca mata jika keluar rumah.
“Sebisa mungkin aktifitas diluar rumah dapat dikuranggi, jelasnya lagi,” ujarnya
Coas RSUD Dr. Pirngadi Medan, Okky Tiffani mengatakan, agar tidak terjangkit ispa pasca meluapnya debu gunung Sinabung.
"Masyarakat hendaknya melakukan istrahat yang cukup, konsumsi makanan yang bergizi untuk melawan virus yang masuk kedalam tubuh,” sebutnya
(Cr2/trbun-medan.com)