Kesehatan
Mengenal Etomidate, Zat yang Mulai Sering Ditemukan pada Liquid Vape
Etomidate adalah senyawa yang sering disalahgunakan dan dicampur pada liquid vape. Ternyata berbahaya bagi kesehatan.
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,- Hampir setahun belakangan polisi dan aparat penegak hukum kerap menindak sejumlah penjual liquid vape yang sengaja diduga mencampurnya dengan Etomidate.
Etomidate adalah obat anestesi intravena kerja singkat yang digunakan dalam dunia medis untuk menginduksi hilangnya kesadaran secara cepat dan singkat sebelum menjalani prosedur operasi atau operasi itu sendiri.
Namun, zat ini disalahgunakan oleh sebahagian orang untuk menciptakan rasa 'fly' saat mengisap vape yang liquidnya sudah bercampur zat tersebut.
Baca juga: Mengenal Lululemon, Merk Olahraga dan Athleisure dengan Kualitas Terbaik
Klinik Utama CITO menyebutkan, bahwa Etomidate bekerja dengan memperkuat zat kimia alami dalam otak yang disebut GABA (gamma-aminobutyric acid). GABA berfungsi untuk menenangkan aktivitas saraf di otak.
Saat etomidate memperkuat efek GABA, aktivitas otak melambat, dan tubuh pun menjadi tenang, tertidur, serta tidak merasakan sakit untuk sementara waktu.
Berbeda dengan obat bius lain yang bisa menurunkan tekanan darah atau membuat jantung bekerja lebih lambat, obat ini cenderung menjaga fungsi jantung dan pernapasan tetap stabil.
Baca juga: Mengenal Teknologi TMS di RS Adam Malik, Bantu Pemulihan Pasien Stroke hingga Gangguan Cemas
Karena itu, obat ini sering jadi pilihan utama untuk pasien yang sudah dalam kondisi kritis.
Jejak Peredaran Etomidate
Direktorat Intelijen Obat dan Makanan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebutkan, bahwa berdasarkan laporan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), jejak peredaran etomidate dalam vape bermula di Tiongkok dan Hong Kong sejak 2023.
Tahun 2024, ditemukan pabrik produksi ilegal di Bangkok, Thailand.
Baca juga: Mengenal Elaeidobius, Serangga Penyerbuk Asal Tanzania yang Dilepas di Kebun Sawit Simalungun
Kini, kasus serupa telah menyebar ke Indonesia, Singapura, Kamboja, Makau, hingga Selandia Baru (UNODC, 2025; High Alert NZ, 2025).
Karena dinilai berbahaya, pemerintah Indonesia kemudian menerbitkan aturan mengenai penggunaan Etimodate ini, dan memasukkannya dalam undang-undang kesehatan.
Penambahan etomidate ke dalam rokok elektrik merupakan pelanggaran serius terhadap PP No. 28 Tahun 2024, pelaksana UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
Baca juga: Mengenal Elaeidobius, Serangga Penyerbuk Asal Tanzania yang Dilepas di Kebun Sawit Simalungun
Pasal 432 ayat (1) menyatakan:
“Setiap orang yang memproduksi produk tembakau dan rokok elektronik dilarang menggunakan bahan tambahan kecuali telah dibuktikan secara ilmiah bahwa bahan tersebut tidak berbahaya bagi kesehatan.”
Dampak Jika Dikonsumsi atau Disalahgunakan
Efek Medis yang Berbahaya
Ketika disalahgunakan di luar pengawasan medis, etomidate dapat menyebabkan dampak yang sangat berbahaya:
1. Penekanan Fungsi Adrenal
Efek paling berbahaya dari etomidate adalah kemampuannya menekan produksi hormon di kelenjar adrenal, khususnya kortisol. Penekanan ini terjadi bahkan setelah satu dosis dan dapat berlangsung hingga 24 jam. Tubuh tidak bisa menghasilkan hormon stres (kortisol), berisiko menyebabkan syok adrenal yang bisa berakibat fatal hingga kematian.
2. Gangguan Pernapasan
Penyalahgunaan etomidate bisa membuat napas melambat atau bahkan berhenti sejenak, yang dapat berakibat fatal.
3. Efek Psikotropika
Pada dosis tertentu, etomidate dapat menimbulkan efek psikotropik seperti halusinasi atau sensasi "keluar dari tubuh" (dissociative experience), namun efek ini tidak stabil dan sangat berbahaya.
4. Gejala Fisik Lainnya
-
Mual dan muntah hebat
-
Kejang otot dan gerakan tiba-tiba tidak terkendali
-
Kejang (meskipun jarang, bisa terjadi pada beberapa orang)
-
Penurunan kesadaran berat
-
Iritasi saluran napas
-
Gangguan koordinasi tubuh
-
Hipotensi, bradikardia, atau takikardia
Risiko Khusus pada Vape
Penggunaan etomidate melalui vape memiliki risiko tambahan yang sangat serius:
-
Dosis sulit dikontrol, memicu risiko overdosis sangat tinggi
-
Kerusakan paru-paru parah karena partikel atau bahan kimia asing yang terhirup
-
Zat beracun yang terbentuk akibat pemanasan liquid vape yang mengubah struktur kimia etomidate
-
Ketergantungan psikis, meskipun lebih jarang dibandingkan zat seperti opioid
(tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Etomidate-tapi-bagus-berpedang.jpg)