Pesawat Hercules Jatuh
Pemilik BS Oukup Warga Tigabinanga
Kepala Lingkungan V, Kelurahan Simpang Selayang Bismar Sembiring mengatakan pemilik BS Oukup bukan warga Medan, tapi warga
Laporan Wartawan Tribun Medan / Jefri Susetio
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Lingkungan V, Kelurahan Simpang Selayang Bismar Sembiring mengatakan pemilik BS Oukup bukan warga Medan, tapi warga Tigabinanga Kabupaten Karo.
"Pemilik usaha ini, BS Oukup bukan warga kita. Tapi warga Tigabinanga Kabupaten Karo, identitas warga kurang tahu tapi biasa dipanggil Sembiring, satu margalah kami," ujarnya saat ditemui saat evakuasi berlangsung di Jalan Jamin Ginting, Rabu (1/7/2015).
Selain itu, lanjut dia, BS Oukup sudah buka sejak 10 tahun yang lalu artinya memang tempat usaha tersebut sudah lama beroperasi. Pria berkulit sawo matang ini menduga hanya delapan jenazah yang ditemukan di BS Oukup.
"Kayaknya waktu pesawat jatuh masih sepi pelanggan. Apalagi, kita tahu selama Ramadan tempat usaha cafe dan seperti ini tidak buka. Makanya, saya yang tahu juga hanya delapan orang," katanya.
Pada pemberitaan sebelumnya, dalam evakuasi yang dilakukan Rabu dinihari, petugas berhasil menemukan delapan mayat, diduga warga sipil yang bekerja di BS Oukup. Namun, petugas masih melakukan identifikasi jenazah.
"Adapun delapan jenazah tersebut besar dugaan bernama Siti, Arni (kasir), Anas (room boy), Ari (room boy), Dewi (pegawai), Amel (pegawai), Sindi (pegawai) dan Rani (pegawai)," katanya
(tio/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/para-petugas-saat-pencarian-korban-penumpang-pesawat-hercules_20150701_123525.jpg)