Empat Destinasi Wisata Rohani di Kota Medan

Medan adalah kota multikultural yang jadi tempat tinggal berbagai etnis dan agama. Ibukota Sumatera Utara ini layak dijadikan destinasi wisata religi.

Tribun Medan/Silfa Humairah
Gereja Maria Annai Velangkanni 

Tapi ornamen dan pewarnaan dilakukan oleh tangan-tangan amatir umat Katolik. Tidak ada penyokong dana tetap, tidak ada profesional kontraktor, juga tidak ada seniman profesional.

Gereja ini masih terbilang gereja baru, sebab dibangun pada tahun 2001. Pastor James Barataputra, seorang pastor Jesuit yang pertama kali mempelopori berdirinya gereja ini setelah terinspirasi dari keajaiban-keajaiban hadirnya Bunda Maria di desa Velangkanni, Tamil Nadu, India.

Gereja Maria Annai Velangkanni dibangun di dekat kompleks perumahan Sakura Indah, Tanjung selamat, Medan, Sumatera Utara. Gereja yang diresmikan oleh Uskup Medan, Mgr. Pius Batubara ini menyimpan banyak keajaiban seperti mata air yang ditemukan di bawah patung bunda Maria segera setelah peletakan batu pertama.

Ketiga, kemudian ada Kuil Shri Mariamman, Kuil ini adalah kuil Hindu tertua di Kota Medan, Indonesia. Kuil ini dibangun pada tahun 1884 (ada pula yang menyebut 1881) untuk memuja dewi Kali. Kuil ini terletak di kawasan yang dikenal sebagai Kampung Keling. Kuil yang menstanakan lima dewa, masing-masing Dewa Siwa, Wisnu, Ganesha, Dewi Durga (Kali), dan Dewi Aman itu dikelola salah seorang keluarga pemilik perusahaan besar Texmaco, Lila Marimutu Pintu gerbangnya dihiasi sebuah gopuram, yaitu menara bertingkat yang biasanya dapat ditemukan di pintu gerbang kuil-kuil Hindu dari India Selatan atau semacam gapura.

Di sana juga terdapat sebuah kuil yang bernama Sri Mariamman yang unik berwarna kuning keemasan untuk penduduk sekitar berdoa.

Jika diamati, dindingnya dihiasi oleh patung para dewa-dewa. Pintu gerbangnya dihiasi sebuah gopuram, yaitu menara bertingkat yang biasanya dapat ditemukan di pintu gerbang kuil-kuil Hindu dari India Selatan.

Rizky, wisatawan menuturkan, melewati kawasan tersebut, sejenak merasa berada di negara India.

"Sepanjang jalan yang luasnya sekitar 4 hektare ini didominasi orang India, kawasan tersebut juga memiliki kuil dan vihara megah, jadi kalau foto-foto di kawasan ini pasti dikira sedang di India," katanya.

Keempat, jangan lewatkan untuk mampir ke Maha Vihara Maitreya. Medan memiliki vihara terbesar di Indonesia. Dinding besarnya kaya akan ukiran gambar budha hingga patung budha.

Maha Vihara Maitreya memiliki lahan seluas 4,5 hektar. Vihara ini dibangun di dalam kompleks Perumahan Cemara Asri, Jl Boulevard Utara, Medan.

Sesuai dengan namanya, Maitreya, Vihara ini memang sangat kental dengan ajaran Buddha Maitreya yang mengajarkan cinta kasih semesta.

Jika masuk ke bagian dalam, wisatawan bisa melihat interior megah dan patung Budha yang berbalut warna emas berada di ruang utama. Uniknya, vihara ini terbuka untuk umum dan biaya masuknya gratis.

Kemegahan vihara ini menjadi magnet yang mendatangkan wisatawan tidak hanya di dalam kota tetapi juga luar kota hingga wisatawan mancanegara.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved