Modifikasi Sepeda Motor Jangan Sekadar Cantik Fisik
Pascamenjuarai Honda Choppy Cub dan Sport Free For All beberapa waktu lalu, sepeda motor modifikasi Honda Tiger 2008 santer dibicarakan.
Penulis: Hendrik Naipospos |
Laporan Wartawan Tribun Medan / Hendrik Naipospos
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pascamenjuarai Honda Choppy Cub dan Sport Free For All beberapa waktu lalu, sepeda motor modifikasi Honda Tiger 2008 santer dibicarakan.
Pemilik sepeda motor yang sekaligus Modifikator dan Freestyler, Reza Wahyu, menyebutkan mengubah 95 persen tampilan sepeda motornya.
Kepada www.tribun-medan.com Reza mengakui proses modifikasi tak memerlukan waktu lama. Ia mendesain sepeda motor di bengkel RMS Variasi Tanjung Morawa.
"Saya kerja total. 30 hari selesai, paling lama proses chrome. Semua ganti, rangka didesain ulang di bengkel saya. Hanya mesin yang berubah sedikit, di mesin hanya saya naikkan CC dari 200 ke 225 CC, ini untuk mendukung performa mesin," tutur Reza Wahyu di RMS Variasi Tanjung Morawa, Selasa (6/9/2016).
Bagi Reza, modifikasi bukan sekadar kecantikkan. Melainkan kerapian dan kesehatan mesin. Ia mengakui bahwa sepeda motor "kontes" tak nyaman dikendarai, apalagi melihat kualitas jalan yang tak begitu baik.
"Jangan hanya menang rangka, tapi juga menang di mesin. Mesin dan penampilan harus seimbang. Sepeda motor saya ini sudah juarai dua kontes modifikasi. Juara kedua Honda Choppy Cub dan juara ketiga Sport Free For All," katanya.
Segi penampilan, Reza memanfaatkan limbah harley dan aksesori RMS, sedangkan mesin masih menggunakan Honda dengan peninggkatan CC dari 200 ke 225 CC.
(cr2/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/honda-tiger-2008-milik-reza-wahyu-tribun_20160906_152639.jpg)