Mengulik Para Koruptor
Menderita Kanker Hati, Kondisi Sutan Bhatoegana Kini Sudah Lemas dan Kurus
Bekas Ketua Komisi VII DPR RI Sutan Bathoegana menderita kanker hati dan dirawat di Rumah Sakit Medistra Jakarta.
TRIBUN-MEDAN.com - Bekas Ketua Komisi VII DPR RI Sutan Bathoegana yang terkenal dengan ucapannya “ngeri-ngeri sedap” menderita kanker hati dan dirawat di Rumah Sakit Medistra Jakarta.
Terpidana korupsi tersebut dikawal dua anggota Polsuspas Sukamiskin Kelas I, Bandung.
Penjagaan itu dilakukan secara bergantian setiap harinya.
“Jadi digilir atau dishift. Tapi sifat penjagaan tertutup. Penjaga tidak pakai pakaian dinas,” kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Sukamiskin Bandung, Dedy Handoko.
Baca: Sutan Bhatoegana Menolak Dipindahkan ke Rutan Salemba
Dedy mengatakan, penjagaan akan terus dilakukan sampai Sutan diperbolehkan dokter kembali ke selnya.

Kondisi Sutan Bhatoegana kondisinya kian memburuk usai terkena kanker hati
Akibatnya, terpidana kasus korupsi pembahasan APBN 2013 di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral itu dirawat di rumah sakit.
Baca: Sutan Bathoegana Dibawakan Lontong, Opor Ayam dan Rendang
Dedy menceritakan, mantan Ketua Komisi VII DPR RI dari Partai Demokrat itu dirawat di RS Medistra pada Selasa (11/10/2016).
Sebelumnya, kata dia, eks politisi Partai Demokrat itu dirawat di Rumah Sakit Hermina Arcamanik karena sakitnya tersebut.
"Dia dirujuk ke RS Medistra setelah kondisinya semakin memburuk," ujar Dedy.
Adapun alasan dibawa ke RS Medistra, kata Dedy, merupakan rekomendasi dokter. Selain rekomendasi dokter, lanjutnya, terdapat dokter yang dipercaya Sutan untuk merawat dan mengobati penyakitnya.
Baca: Sutan Bhatoegana Menangis di Pelukan Max Sopacua, Prihatin, Tubuhnya Kerempeng
"Sampai sekarang yang bersangkutan masih dirawat," kata Dedy.
Diakui jika tidak ada pembatasan waktu perawatan mantan politisi Partai Demokrat itu.
“Jadi dirawat sampai sembuh atau sudah diperbolehkan dokter kembali ke lapas,” kata Dedy.
Dedy mengaku sempat menjenguk Sutan di Rumah Sakit Hermina Arcamanik pada 10 Oktober 2016. “Waktu itu yang bersangkutan kondisinya sudah lemah dan kurus,” kata Dedy.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sutan-bathoegana-terbaring-sakit_20161026_115340.jpg)