Hari Sumpah Pemuda
Medan, Siantar dan Aceh Lupakan Amin Nasution Tokoh Sumpah Pemuda Kecuali Wikipedia
Sejarawan Sumatera Utara Ichwan Azhari mengajak untuk mengenal kembali S.M. Amin Nasution.
Uang daerah ini bagian dari perjuangan melawan sistem moneter Belanda yang memberlakukan uang Gulden dan uang Nica.
Tahun 1948 setelah Agresi Militer II Belanda, Mr. S.M. Amin Nasution diangkat secara resmi sebagai Gubernur Provinsi Sumatera Utara.
Dalam sejarah dia merupakan satu-satunya gubernur yang pernah dilantik oleh Presiden Soekarno.
Dia 3 kali selama 7 tahun dilantik menjadi Gubernur Sumut, selalu dilantik pada masa masa genting dan krisis termasuk menghadapi perlawanan Aceh yang ingin memisahkan diri dari republik Indonesia.
Mr.SM.Amin Nasution merupakan Gubsu yang sebelumnya berlatar tokoh nasional, aktif dalam kongres pemuda ke 2 sebagai sekretaris Mr.Mohammad Yamin.
Dia juga menjadi ketua Komite Muda Indonesia 1928 yang melebur berbagai organisasi kedaerahan.
Ichwan Azhari menanyakan siapakah tokoh dan pejabat Sumut yang mengenal tokoh terlupakan ini?
"Tak ada satu penandapun dibuat pemimpin di sini, tidak ada nama jalan untuk mengenangnya di Pematang Siantar, Banda Aceh dan Medan," ujarnya.
Sementara banyak tokoh yang tidak jelas kontribusinya bagi perjuangan RI dan Sumut bertabur di jalan jalan di tiga kota itu.
"Sewaktu wakil walikota Medan Akhyar Nasution Nasution Akhyar mengunjungi rumah sejarah patik di Marelan bulan lalu, lupa patik tanyakan apa dia kenal tokoh besar Sumut ini. Lupa juga patik bertanya apakah surat dari pimpinan DPR RI tertanggal 25 Juli 2016, yang mengusulkan agar di Medan ada nama jalan untuk mengenang tokoh , ada sampai di mejanya?" katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/cover-buku-tentang-mrsm-amin-nasution-facebookichwan-azhari_20161028_135704.jpg)