Legenda Pusuk Buhit

Geger, Batu Hobon Tempat Mula Bermukim Raja Batak Terbelah

"Kami tidak menerima, saya juga selaku Boru Sariburaja tidak terima. Keasliannya sudah dihilangkan,"

Tribun Medan/Silfa Humairah
Pondok tempat Batu Hobon di Pusuk Buhit, Samosir. 

"Tidak ada musyawarah kepada keturunan Guru Tatea Bulan. Saya sudah berdiskusi dengan ketua Guru Tatea Bulan ND Malau, dan Ketua Pomparan Sariburaja S Pasaribu. Kami meminta ini dihentikan," kata Enni saat dihubungi www.tribun-medan.com.

Baca: Cerita Jeruk Purut, Sirih, dan Telur Ayam Kampung di Pusuk Buhit

Tak hanya itu, ia juga meminta pihak yang melakukan renovasi bertanggungjawab.

"Kami tidak menerima, saya juga selaku Boru Sariburaja tidak terima. Keasliannya sudah dihilangkan," sambungnya.

Disinggung mengenai pelaku renovasi, Enni tak mengetahui pasti. Namun ia menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Samosir mengetahui hal ini.

"Tidak tahu pasti, tapi saya yakin Pemkab Samosir tahu. Siapapun kami minta sekali lagi hentikan proses ini," pungkasnya.

(cr2/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved