Baca Selengkapnya di Tribun Medan

Ribuan Buruh Terancam Tak Gajian

Setiap awal bulan kami gajian. Seharusnya hari ini aku sudah terima gaji," kata Birong.

Ribuan Buruh Terancam Tak Gajian
TRIBUN MEDAN/ARIFIN AL ALAMUDI
Seorang pekerja membantu proses pemindahan peti kemas dari kapal ke truk pengangkut di Belawan International Container Terminal (BICT), Medan beberapa waktu lalu. 

MEDAN, TRIBUN - Ribuan tenaga kerja bongkar muat, yang tergabung di Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Upaya Karya, Pelabuhan Belawan Medan, terancam tak gajian. Pasalnya, uang tunai ratusan juta rupiah di brankas koperasi tersebut dibawa Tim Gabungan Satuan Tugas Khusus Mabes Polri dan Polda Sumut.

Personel Tim Gabungan Mabes Polri dan Polda Sumut melakukan penggerebekan dan operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor TKBM, Senin (31/10), sekitar pukul 12.00 WIB. Tiga orang diamankan polisi, termasuk barang bukti berupa uang Rp 300 juta.

Informasi yang dihimpun Tribun Medan/www.tribun-medan.com, dua dari tiga orang yang diamankan petugas adalah Bendahara TKBM Frans Holmes Sitanggang dan Kepala Keuangan TKBM, Angkasa Nababan. Mereka dibawa ke Markas Brimob Polda Sumut, Jalan KH Wahid Hasyim, Medan.

Seorang pria berkulit hitam, yang biasa dipanggil Birong mengatakan, personel Brimob Polda Sumut masih berjaga-jaga di pelataran Kantor TKBM Upaya Karya, kemarin. Karena itu, tidak ada aktivitas pengurus Koperasi TKBM, sehingga buruh terancam tak gajian.

"Setiap awal bulan kami gajian. Seharusnya hari ini aku sudah terima gaji sebagai petugas jaga keamanan di sini (Satpam Kantor TKBM). Tapi, kemarin ada penggerebekan, sehingga tak gajian ini. Pusing aku," ujarnya saat ditemui di seputaran Kantor TKBM, Jalan Minyak, Belawan, Selasa (1/11) siang.

Baca selengkapnya di Harian Tribun Medan edisi Rabu (2/11/2016).

Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved