Catatan Sepakbola

Pemain Buangan Bisa Apa

Apakah pemain buangan secara otomatis merupakan pemain buruk? Tentu saja tidak. Dalam hal ini, mesti dicermati lebih dulu, dari mana mereka terbuang.

Penulis: T. Agus Khaidir | Editor: T. Agus Khaidir
SUPER BALL/FERI SETIAWAN
KALAH - Pemain PS TNI Abduh Lestaluhu (paling kanan) dan rekannya mencoba menghalangi bola tendangan pemain Persija, Hong Soon-Hak (kiri), pada laga Indonesia Soccer Championship (ISC) A di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, 14 Oktober 2016. PS TNI kalah 1-2 dalam laga ini. 

Tidak! Sama sekali tidak! PS TNI bahkan tak bisa dibandingkan dengan PSMS. Di Medan, PSMS adalah segala-galanya. Di Indonesia, PSMS adalah legenda. Adalah raksasa yang (sayangnya) tidur kelewat lama. PS TNI cuma klub semenjana yang ketiban pulung dapat berada di kompetisi kasta tertinggi nasional karena manajemennya, dengan siasat tertentu, mengakuisisi Persiram Raja Ampat, klub yang juga belum menorehkan jejak apa-apa.

Ah, bahkan sebenarnyapun pemain-pemain yang direncanakan untuk direkrut ini bukan pemain PS TNI. Mereka belum menjadi pemain PS TNI. Mereka bukan pemain-pemain penting PS TNI seperti Guntur Triaji, Manahati Lestusen atau Abduh Lestaluhu. Mereka sekadar pemain yang mencoba menjadi bagian dari skuat PS TNI, dan gagal. Mereka adalah buangan yang sebenar- benarnya terbuang.

Ironisnya, justru pada pemain-pemain buangan semacam inilah harapan tinggi digantungkan. Harapan untuk memuncaki Kompetisi Divisi Utama 2017 dan lolos ke ISL. Masuk akal? Bagi saya tidak. Bagi saya ini menjadi semacam misi yang mustahil. Misi yang hanya akan berkesudahan sebagai kesia-siaan yang melelahkan. Mudah-mudahan saya keliru.(t agus khaidir)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved