Katanya Kapolri Mau Ditolak, Netizen: Mana Orangnya, Medan Sejuk Milik Semua Bangsa

Netizen pun ramai berkomentar terkait fakta tidak adanya kejadian berarti. Untuk kesekian kalinya, masyarakat Medan membuktikan bahwa Medan Damai

Tribun-Medan.com/ Array
Kapolri, Jenderal Tito Karnavian bersama Kapolda Sumatera Utara, Irjend Rycko Amelza Dahniel saat berada di Polda Sumatera Utara. Tito menekankan jajaran Polda Sumut untuk menghabisi bandar narkoba, Sabtu (10/12/2016). (Tribun-Medan.com/ Array) 

Baca: Melihat Detil Motor Tiga Roda Mewah dari Kediri yang Diperbincangkan Netizen

Motor tiga roda buatan Kediri
Motor tiga roda buatan Kediri

Junvenri Parhusip Mereka hanya "segelintir" org saja, itupun klo benar ada...

Andy Muliawan Kapolda sumut bisa beresin ngga. Koq ormas2nya liar bgtu tp ngga ada tanggapan? Bakalan diparkir dahh bentar lg.

Kembar Kembar Nainggolan Ini cuma cerita org2 yg ingin populer karena situasi skrg mereka ngomong apa aja tak mungkin di tangkap apalagi ngomong soal muslim entar mereka bilang sama anak cucunya gue dulu pernah nolak Kapolri datang ke Medan biar kelihatan keren pada klu ditangkap pasti mewek tarkocing kocing

Lerman Simanjuntak Emang siapa ente yg soksok larang kapolri dtg kemedan. Orang tugasnya kok. Yg melarang itu yg harus digusur... Atau di buang kepenangkaran buaya tu yg ada di tanjung morawa

Suwanto Budihardjo aku udah bilang dari kemarin, mana moncongnya orang yg katanya mau menghadang kedatangan Kapolri itu, manaaaaaa ? cakap aja , jangankan bertindak , komentar aja gak berani, dasar

Rolando Sihombing Selamat Datang Pak,Kapolri Medan milik semua komponen bangsa,Tuhan Yang Maha Esa melindungi.God Bless All

Edward Tan Kami siap kawal Pak Kapolri dimedan....dan kami siap pasang badan untuk keaman Pak kapolri

Markoniuz Sinulingga Hanya orang" bodoh yang menolak Kapolri...yg pemikiranya sempit kayak kandang ayam...

Rony Morangstar Apa hak nya untk mlrang gan ???
Kembali AGAMA jadi topeng ...

Menolak Kedatangan Tito Karnavian

Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumatera Utara menolak kedatangan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Tito Karnavian ke Medan, Minggu (5/2/2017). Tak hanya PP Muhammadiyah , sehari sebelumnya pernyataan penolakan juga menguar dari Gerakan Anti Penistaan Agama Islam (GAPAI).

Seperti diketahui, Kapolri menyambangi Medan untuk meresmikan program e-policing. Lalu kenapa Kapolri Tito dikecam dan ditolak?

Inti penolakan sama, yakni Kapolri Tito dianggap tak tuntas menangani persoalan penistaan agama.

Penolakan dari PW Muhammadiyah dilansir Ketua PW Muhammadiyah Basir Hasibuan di akun Facebooknya,

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved