Katanya Kapolri Mau Ditolak, Netizen: Mana Orangnya, Medan Sejuk Milik Semua Bangsa

Netizen pun ramai berkomentar terkait fakta tidak adanya kejadian berarti. Untuk kesekian kalinya, masyarakat Medan membuktikan bahwa Medan Damai

Tribun-Medan.com/ Array
Kapolri, Jenderal Tito Karnavian bersama Kapolda Sumatera Utara, Irjend Rycko Amelza Dahniel saat berada di Polda Sumatera Utara. Tito menekankan jajaran Polda Sumut untuk menghabisi bandar narkoba, Sabtu (10/12/2016). (Tribun-Medan.com/ Array) 

Tolak kapolri ke sumut...mengingat tingginya kasus kriminalisasi ulama di indonesia oleh penegak hukun terutama kepolisian..sudah layak kedatangan kapolri ke medan tgl 5 -2-2017 di tolak...anggap saja kapolda kita pimpinan polri di Indonesia #ryckoamelzaforkapolri#

Ditolak Gerakan Anti Penistaan Agama Islam 

Berbagai ormas Islam yang tergabung dalam Gerakan Anti Penistaan Agama Islam (GAPAI) Sumatera Utara menolak rencana kedatangan Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Tito Karnavian.

Alasannya, Tito sama sekali tidak berpihak kepada ulama.

"Kami menolak kedatangan Kapolri jauh sebelum dia akan ke Tanah Melayu ini. Kenapa kami menolak, karena Kapolri adalah polisinya Ahok (Basuki Tjahaja Purnama)," ungkap Kordinasi GAPAI Sumut, Ustaz Heriansyah, Sabtu (4/2/2017) siang.

Sebelumnya, Jenderal Tito akan datang ke Medan Minggu (5/2/2017) dalam rangka peresmian situs Polisi Kita atau e-Policing. Situs ini rencananya digunakan sebagai wadah pengaduan masyarakat terkait segala tindak kejahatan.

"Kami saat ini masih melakukan diskusi. Pada dasarnya, kami di GAPAI tetap menolak kedatangan Kapolri yang kami anggap bukan sebagai polisi masyarakat," ungkap Heriansyah.

Lantas, apakah massa GAPAI akan melangsungkan aksi di hari kedatangan Kapolri, Heriansyah mengaku hal itu bisa saja terjadi.

Namun, saat ini rencana itu masih dalam pembahasan.

"Semua itu (aksi penolakan) bisa saja terjadi. Kita lihat besok seperti apa dan kami dengan tegas menyatakan penolakan kedatangan Kapolri," kata Heriansyah.(*)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved