Dilarang Masuk ke AS, Sutradara Suriah Batal Hadiri Ajang Oscar

Khaled Khatib (21), sutradara asal Suriah, di menit-menit terakhir dilarang terbang ke Los Angeles untuk menghadiri ajang Academy Awards,

Telegraph
Asghar Farhadi, sutradara Iran yang tak bisa menghadiri ajang Academy Award tahun ini karena tak mendapatkan izin masuk ke wilayah AS. 

TRIBUN-MEDAN.com, LOS ANGELES - Satu lagi kandidat peraih Oscar tak bisa hadir dalam acara itu karena dilarang masuk ke Amerika Serikat.

Khaled Khatib (21), sutradara asal Suriah, di menit-menit terakhir dilarang terbang ke Los Angeles untuk menghadiri ajang Academy Awards, Minggu (26/2/2017).

Baca: Sakit Hati Sering Diejek, Seorang Remaja Aniaya Temannya hingga Tewas

Film karya Khaled, The White Helmets dinominasikan dalam katagori film dokumenter. Film ini mengisahkan brutalnya perang saudara di Suriah.

Khaled seharusnya terbang ke Los Angeles menggunakan maskapai Turkish Airlines, tetapi kemudian tak mendapatkan izin karena "informasi buruk" tentang latar belakangnya.

Baca: Baliho di Depan RS Harapan Kita Roboh, Menimpa Satu Taksi

Sejauh ini departemen keamanan dalam negeri AS menolak menjelaskan alasan tak memberikan izin masuk bagi Khaled.

Suriah menjadi satu dari tujuh negara yang menjadi sasaran perintah eksekutif Donald Trump.

Namun, perintah eksekutif itu sudah dibatalkan pengadilan, sehingga ada harapan Khaled bisa mendapatkan izin masuk ke wilayah AS.

Baca: Soal Pemecatan Ranieri, Ancelotti Sepakat dengan Mourinho

Dilarangkan Khaled masuk ke AS ini hanya berselang beberapa pekan setelah seorang sutradara asal Iran mengalami nasib serupa.

Asghar Farhadi dinominasikan dalam katagori film berbahasa asing terbaik untuk karyanya The Salesman.

Film ini berkisah soal hubungan pasangan suami istri yang terganggu setelah orang asing mengejutkan sang istri di kamar mandi.

Baca: Cara Mudah Hilangkan Lemak di Perut dalam 3 Hari, Coba Lakukan Ini

Film karya Farhadi ini akan ditampilkan di London dalam sebuah pemutaran perdana yang dihadiri sejumlah insan perfilman Inggris serta wali kota Sadiq Khan. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved