Kunjungan Raja Arab Saudi
Misteri di Balik Tewasnya Raja Arab yang Datang ke Indonesia 47 Tahun Silam
Sebelum Raja Salman, 47 tahun silam, Raja Arab Saudi juga pernah mengunjungi Indonesia. Saat itu tepat pada tanggal 10 Juni 1970....
Nixon kemudian digantikan oleh Wakil Presiden Gerald Ford yang dikenal pro-israel. Ford kemudian meresmikan Yerussalem sebagai ibukota negara Yahudi. Keputusan itu lantas menyulut kemarahan Raja Faisal.
Tanggal 16 Agustus 1974, Faisal memutuskan untuk menggunakan 'minyak' sebagai senjatanya. Ia mengurangi volume minyak dengan harapan bisa memengaruhi kebijakan pro-israel.
Selanjutnya, ia juga menarik cadangan emas Saudi yang ada di sejumlah Bank Amerika Serikat. Kesepakatan akhirnya dinegosiasikan melalui utusan Faisal untuk Washington yaitu Menteri Pertahanannya, Sultan.
Sebagai kesepakatan, Raja Faisal menerima 1.000 penasihat militer Amerika untuk dijadikan Saudi National Guard yang bertugas menjaga pengeboran minyak dan keluarga kerajaan. Melalui keputusan itu, Raja Faisal menempatkan nasibnya dan keluarganya di tangan Amerika Serikat, dan berharap Amerika Serikat akan mengatur ulang kebijakan ME.
Sayangnya, pengaturan ulang kebijakan ME itu tak pernah terjadi. Raja Faisal dibunuh oleh keponakannya, Faisal Bin Musad. Sebagian orang beranggapan bahwa kondisi kejiwaan Faisal memang kurang sehat atau di bawah pengaruh narkoba. Namun, sebagian lagi mencurigai pembunuhan yang terjadi setelah Faisal pulang dari luar neger setelah sebelumnya sempat dilarang Raja Faisal ke luar negeri. Sedangkan Faisal Bin Musad sendiri telah dihukum mati dan misteri pembunuhan itu masih menjadi misteri sampai hari ini.
(TRIBUNWOW.com/Elga Maulina Putri)
Baca: Heboh. Saat Raja Salman yang Bersorban Kotak-kotak Bersalaman Hangat dengan Ahok
Baca: Raja Salman dan Rombongan Tiba di Istana Bogor
Baca: Jokowi Jadi Host Pertemuan Raja Salman dan Ormas Islam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/raja-faisal-dan-soeharto_20170301_155445.jpg)