Nasib Baik, Pengusaha Sawit Lolos Dari Terkaman Ular Pyton Seberat 300 Kg

Awang Jemahat, (40) masih bernasib baik karena sempat melarikan diri ketika ular seberat sekitar 300 kilogram itu mencoba menerkamnya hidup-hidup.

Tayang:
sinarharian.com.my
Ular sawah berukuran jumbo yang coba memangsa pengusaha kelapa sawit di Malaysia. 

Ia lalu mencoba menangkap ular itu dan berhasil memegang kepala sang ular.

Baca: Sungguh Pilu, Sepulang Umrah Suami Dapati Istri dengan Pria Lain tanpa Celana Dalam di Kasur

Baca: Jet Li dan Jacky Chan Disebut-sebut Bakal Bintangi Film Kolosal Sulsel

Baca: Dewa Kirim Foto Bugil Mantan Pacarnya ke Email Sekolah, Siswi SMA Ini Pun Dipecat

Baca: Truk Pembawa Puluhan Motor Honda CBR Terguling Menutup Jalan Tol

Truk pengangkut sepeda motor terguling sebelum gerbang tol Tembalang Semarang, Senin (6/3/2017).
Truk pengangkut sepeda motor terguling sebelum gerbang tol Tembalang Semarang, Senin (6/3/2017). (JASA MARGA SEMARANG)

Seorang saksi mata bernama Mohd. Yazid Ibrahim mengungkapkan, kebetulan ia sedang melintas dijalan itu bersama anak dan istrinya dalam perjalanan pulang ke kediaman mereka di Kampung Jabor.

Menurutnya, Safar awalnya berhenti semata-mata hendak melihat lebih dekat ulang yang sedang melintas di jalan yang sedang mereka lalui.

“Dia hendak memegang ular itu dan saya bertanyakan kepadanya sama ada ia berbahaya kerana ukuran ular tersebut memang besar dan dia pergi dekat lagi untuk pegang kepala ular itu “ kata Mohd. Yazid.

Baca: Wah, Belasan Politisi Senayan Sudah Pulangkan Uang Rp 30 Miliar ke KPK Terkait Korupsi e-KTP

Baca: Tolak Zakir Naik Masuk Malaysia, Ini Alasan Siti Kasim Ogah Diajak Debat

Selanjutnya , dia tiba-tiba terdengar jeritan Safar yang menjerit meminta tolong dan kemudian melihat ular tersebut sedang membelit Sapar dari kaki hingga leher lelaki malang tersebut.

“Saya terus mengambil gunting di dalam kereta dan cuba mencucuk ular tersebut berulang kali tetapi tidak berjaya sehingga isteri saya terpaksa menjerit meminta bantuan penduduk kampung berhampiran .

“Ketika itu korban sudah pun dibelit sepenuhnya dan darah telah mulai keluar dari telinga dan hidung “ kata Mohd. Yazid.

Penduduk kampung yang terdengar jeritan tersebut kemudian bergegas ke tempat kejadian.

Mereka mencoba untuk membuka lilitan dan akhirnya ular tersebut dan ular itu berhasil dibunuh dengan menggunakan sabit sejam kemudian.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved