Kunjungan Raja Arab Saudi
Raja Salman Berikan Hadiah untuk Jokowi yang Nilainya Tak Terkira, Mau Tahu?
Sempat beredar kabar bahwa Raja Salman memberikan hadiah berupa perhiasan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo.
TRIBUN-MEDAN.COM, JAKARTA - Kunjungan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz al Saud memunculkan berbagai spekulasi.
Sempat beredar kabar bahwa Raja Salman memberikan hadiah berupa perhiasan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo saat kunjungan kenegaraan.
Mendengar berita tersebut, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung memastikan bahwa informasi tersebut adalah hoax.
Baca: Korut Pun Usir Duta Besar Malaysia dari Pyongyang
Baca: Malaysia-Korea Utara Semakin Memanas, Usir Dubes Kang Chol
Baca: Dua Wanita China Ditahan di Bandara Ngurah Rai, Petugas Terkejut Lihat Isi Kotaknya
Baca: Mahasiswa Terjebak Dalam Gua Ditemukan Usai Tim Pencari Kumandangkan Azan
Pramono Anung menjelaskan, Raja Salman tidak memberikan hadiah bagi Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana.
Baca: Bawa Bungkusan Putih dan Ingin Jumpai Raja Salman, Perempuan Ini Diamankan Polisi
Baca: Raja Salman Terkejut Ada Imam Katolik Bisa Berbahasa Arab, Ini yang Dibicarakan
"Semua acara (kunjungan kenegaraan Raja Salman) saya ikuti. Acara itu (pemberian hadiah) tidak pernah ada," ujar Pramono Anung di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Senin (6/3/2017).
Informasi tidak benar yang tersebar di media sosial tersebut berupa video yang mengungkapkan bahwa Raja Salman memberikan sejumlah perhiasan dan wewangian kepada Jokowi dan Iriana.
"Saya menerima apa yang beredar itu seminggu atau dua minggu yang lalu, sebelum Raja Salman sampai di Indonesia," ujar Pramono.
Baca: Banjir Tiba-tiba Datang saat Resepsi Pernikahan Berlangsung, Ibu Mempelai Wanita Pingsan
Baca: Polwan Ditempeleng Pakai Spion dan Dadanya Dipukul, Ternyata Ini Pelakunya
Baca: Di Pesta Bollywood, Shakti Arora Tak Terima Radhika Madan Digoda
Pramono mengungkapkan, tradisi tukar menukar cinderamata sudah dihilangkan semenjak Jokowi menjabat sebagai Presiden.
"Sama sekali enggak ada agenda untuk pemberian cinderamata dan sebagainya dan memang Presiden Jokowi tidak pernah mentradisikan hal tersebut," ujar Pramono.
Sejatinya, hadiah dari Raja Salman kepada Presiden Jokowi adalah pemberian 'Star of the Order of King Abdulaziz Al-Saud Medal'.
Hadiah tersebut diterima Presiden Jokowi saat berkunjung ke Arab Saudi.
Baca: Ahok Cuti Kampanye Jelang Pilkada Putara Kedua, Ini yang Dititipkannya pada Plt Gubernur DKI
Baca: Jadi Plt Gubernur DKI, Sumarsono Janji Konsultasi dengan Ahok
Baca: Kisah Ahok yang Tiba-tiba Datangi Wanita Berkerudung Merah Muda lalu Minta Maaf
Jokowi diberikan Star of the Order of King Abdulaziz Al-Saud Medal secara langsung oleh Raja Salman di Istana Al-Salam Diwan Malaki, Arab Saudi.
Medali tersebut menunjukkan apresiasi yang luar biasa dari Kerajaan Arab Saudi kepada Presiden dan pemerintah Republik Indonesia.
Medali itu merupakan Order of Merit tertinggi bagi pemimpin negara sahabat.
Baca: Begini Nasib Komika Ernest Prakarsa setelah Sebut Ustaz Zakir Naik Danai ISIS
Baca: Kakek Ini Ajak Nikah Cewek Kafe Baru Dikenal, 3 Hari Nikah Sudah Rugi Segini
Baca: Nasib Baik, Pengusaha Sawit Lolos Dari Terkaman Ular Pyton Seberat 300 Kg
Penghargaan tertinggi tersebut juga pernah diberikan kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama, Perdana Menteri Inggris David Cameron dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.
"Medali itu artinya sebuah penghormatan dan sekaligus persahabatan bagi seorang kepala negara dengan penduduk Islam terbesar di dunia," ujar Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung.
Hadiah balasan dari Presiden Jokowi kepada Raja Salman adalah memberikan Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Adipurna dan sebuah album foto kenangan kepada Raja Salman.
Baca: 160 Istri di Desa Ini Ajukan Cerai Bersamaan, Alasannya Mengejutkan
Baca: Tiga Pegawai Rumah Sakit Terjaring Operasi Tangkap Tangan, Ditemukan Uang Ratusan Juta
Baca: Ngumpet saat Gugat Cerai Istri, Tiba-tiba Aming Nongol dalam Kondisi Mengejutkan, Lihat Foto-fotonya
Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Sekretaris Negara, Pratikno.
"Selain dua hal itu, tidak ada lagi. Begitu pun sebaliknya. Raja Salman tidak memberikan kenang-kenangan kepada Presiden," ujar Pratikno kepada Tribunnews.com.
Bukan Pedang Emas
Raja Salman juga dikabarkan memberi pedang emas kepada Polri.
Pedang tersebut diberikan saat Duta Besar Arab Saudi Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi mengunjungi Mabes Polri, Jakarta, Senin (27/2/2017).
Pedang yang memiliki panjang sekitar satu meter tersebut diberikan kepada Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian.
Namun Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengoreksi bahwa yang diberikan itu bukan pedang emas.
Baca: Sadis, Polisi Temukan 19 Janin Bayi di Gorong-gorong, Mereka Dibunuh karena Alasan Ini
Baca: Jet Li dan Jacky Chan Disebut-sebut Bakal Bintangi Film Kolosal Sulsel
Klasifikasi tersebut ia sampaikan seusai meresmikan Command Center dalam kunjungan kerjanya di Mapolresta Pontianak, Senin (6/3/2017).
"Itu bukan emas ya, saya koreksi, bukan pedang emas. Saya juga bingung siapa yang menulis pedang emas itu," ujar Tito.
Tito menjelaskan, pedang tersebut merupakan cinderamata dari pemerintah Arab Saudi, yang ditujukan kepada Mabes Polri.
Pedang itu diberikan saat Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi berkunjung ke Mabes Polri, Jakarta, Senin (27/2/2017) lalu.
"Itu ditujukan untuk institusi Polri, bukan untuk Kapolri. Dan itu bukan emas, tapi kebetulan ada bagian-bagian yang berwarna kuning sepuhan emas," ucapnya.
"Nanti kita akan laporkan ke KPK hari ini atau besok," katanya. (Tribunnews/Tribun Pontianak/Tribun Wow/Fachri Sakti Nugroho)