Besuk Korban Keracunan Makanan, Ini Celotehan JR Saragih untuk Pasien

“Keluarga pasien tidak usah khawatir, semua biaya perobatan ditanggung Pemkab Simalungun. Kalian cukup semangat saja, biar cepat sembuh,”

Tribun Medan / Ari
Bupati Si‎malungun JR saragih, tampak berbincang dengan korban keracunan saat meninjau dua korban keracunan makanan di RS Vita Insani 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M azhari Tanjung

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Bupati Simalungun JR Saragih menjenguk para korban keracunan makanan di. RSU Vita Insani di jalan merdeka, kota Siantar, Jumat (24/3/2017).

Kedua pasien tersebut, ibu dan anak Cristiani Malau (37) dan Lowella Simamora (10) yang dirawat di ruang 314.Rombongan Bupati, JR saragih tiba sekira pukul 07.00 WIB didamping Kadis Kesehatan Jan Maurisdo Purba, Kadis Pendapatan Mixnon Simamora dan Kakan Satpol PP Ronny Butarbutar.

Kepada Bupati, Cristiani menceritakan awalnya dia memakan nasi kotak dari acara adat di Desa Sampuran, Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun.

Baca: 6 Fakta Mengejutkan Sidang Korupsi e-KTP, Anggota DPR Menangis dan Arahan Suap Setya Novanto

"Nasi kotaknya, kami bawa pulang ke rumah. Sampai di rumah sekitar jam 7 malam, aku bagi dua makannya sama anak ku (Nowella)," ucapnya kepada bupati.

Berselang beberapa jam, mereka langsung merasakan pusing dan mual, sampai akhirnya dilarikan ke rumah sakit.

Sementara itu, Bupati Simalungun JR Saragih SH MM, memberikan semangat kepada para pasien untuk lebih kuat.

“Kalian harus semangat. Buat ini pembelajaran. Ke depan kalau ada acara pesta atau adat jangan bawa nasinya ke rumah. Cukup makan di sana saja,” ungkapnya.

"Ia pak, saya semangat (sembuh) kok pak, anak-anak saya masih kecil," jawab Cristiani.

Masih kata Ketua DPD Partai Demokrat Sumut ini, semua biaya perobatan pasien ditanggung Pemkab Simalungun.

“Keluarga pasien tidak usah khawatir, semua biaya perobatan ditanggung Pemkab Simalungun. Kalian cukup semangat saja, biar cepat sembuh,” ujarnya dihadapan para pasien.

Terpisah, sampai saat ini para pasien korban keracunan masih dirawat di Puskesmas Balata.

Namun, sebagian korban dirawat inap di Aula Kantor Camat dengan menggunakan Pelbed hasil koordinasi Bupati Simalungun dengan Dandim 0207 Simalungun dan Danrem 022 PT.

Ini daftar korban yang dirawat di Puskesmas Balata dan Aula Kantor Camat Jorlang Hataran.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved