Kali Pertama Terekam Orang Kerdil Suku Mante yang Sudah Dinyatakan Punah
Suku Mante juga disebut-sebut legenda rakyat yang pernah mendiami wilayah Aceh yang termasuk dalam rumpun bangsa Melayu Proto.
Sejumlah informasi di internet menyebutkan, manusia kerdil itu adalah Suku Mante, suku yang hampir punah dan tinggal di gua-gua dan pinggir sungai di pedalaman Aceh.
Baca: Ngeri! Lihat Foto dan Video Jasad Akbar Dikeluarkan dari Perut Ular, Utuh Dengan Pakaian dan Sepatu
Baca: KPI Hentikan Sementara Program Dahsyat RCTI, Ternyata Ini yang Jadi Penyebabnya
Harian Kompas sempat menulis artikel mengenai keberadaan suku tersebut pada 18 Desember 1987 silam dengan judul: Ditemukan Lagi, Suku Mante di Daerah Pedalaman Aceh.
Seorang pawang hutan, Gusnar Effendy, menemukan Suku Mante hidup di belantara pedalaman Lokop, Kabupaten Aceh Timur.
Dia juga pernah bertemu dengan suku tersebut di hutan-hutan Oneng, Pintu Rimba, Rikit Gaib di Kabupaten Aceh Tengah dan Aceh Tenggara.
"Umumnya tinggal di gua-gua, celah gunung. Kalau siang hari berada di alur-alur sungai dalam lembah," kata Gusnar dikutip Harian Kompas, edisi 18 Desember 1987.
Baca: Lihat Megahnya Masjid Raya Pertama di Jakarta Ini Foto-foto dan Videonya
Baca: Bukan Faktor Ekonomi, Ini Kenapa Istri Atalarik Syah Ajukan Gugatan Cerai ke Pengadilan Agama
Beberapa gua yang kerap ditinggali suku terasing ini antara lain Gua Bete, Jambur Atang, Jambur Ketibung, Jambur Ratu dan Jambur Situpang.
Suku Mante ini memiliki ciri-ciri tubuh kerdil dengan ketinggian sekitar satu meter. Rambut terurai panjang hingga pantat. Sebagian dari mereka bertelanjang.
Mereka memiliki kulit cerah, tubuh berotot dan kasar serta wajah bersegi dengan dahi sempit. Kedua alis mata mereka bertemu di pangkal hidung yang tampak pesek.
Baca: Di Tangan Jonan Freeport Kalah, Setuju Divestasi 51 Persen Saham: Jangan Gaduh Lagi Ya
Baca: Nahas, Pria Ini Tewas setelah Mendadak Digigit Anjing saat Diwawancarai BBC
Dikutip Wikipedia, Suku Mante adalah salah satu etnis terawal dan pembentuk etnik-etnik di Aceh. Suku ini bersama suku lainnya, yakni Lanun, Sakai, Jakun, Senoi dan Semang, merupakan cikal bakal suku-suku yang ada saat ini di Aceh.