Unik, di Daerah Ini Ada Sekolah Khusus untuk Pekerja Seks Komersial
Sekolah ini buka setiap minggu sekali. Pengajarnya berasal dari relawan kesehatan, dokter dan perajin.
TRIBUN-MEDAN.com - Sekolah di lokalisasi prostitusi Alas Karet (Alaska ) Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah, ini tidak seperti sekolah lain pada umumnya.
Selain tempat belajar yang sangat sederhana, semua siswanya adalah pekerja seks komersial (PSK).
Sekolah ini buka setiap minggu sekali. Pengajarnya berasal dari relawan kesehatan, dokter dan perajin.
Baca: Ini Motif Pembunuh Denny Ariessandi, Driver Taksi Online yang Tewas dengan 46 Luka Tusuk
Baca: Wow, Maverick Vinales Juarai Seri Pembuka GP Qatar
Baca: Tatkala Kepalan Tangan Luhut Mengarah ke Cak Imin, Ada Apa Gerangan?
Pengurus lokalisasi Alaska, Bejo, menjelaskan, sekolah untuk penghuni lokalisasi prostitusi ini sudah berdiri sejak tahun 2013.
Pendirinya adalah pengurus lokalisasi dan LSM Gra Metra.
Awalnya, materi yang diajarkan untuk peserta didik adalah kesehatan dan bahaya virus HIV/AIDS.
“Tapi kemudian berkembang. Hal ini disebabkan banyak relawan yang mau menyumbangkan ilmunya," kata Bejo, Minggu (26/3/2017).
Bejo menambahkan, kegiatan belajar dan mengajar di sekolah itu digelar pada Minggu, mulai pukul 09.00 hingga 12.00. Jumlah siswanya sebanyak 30-an orang.
Salah satu siswa, Dewi Sandrawati, menilai sangat banyak manfaat ikut sekolah setiap Minggu di lokalisasi prostitusi itu. Ia bisa mengetahui jenis penyakit menular, terutama HIV/AIDS.
Selain itu, ia juga mendapat tambahan ilmu tentang undang-undang kekerasan dalam rumah tangga.
“Pernah juga, kami mendapat pelajaran membatik," katanya.
Dewi berharap, semua penghuni lokalisasi bisa memanfaatkan sekolah ini. Sebab, masih ada PSK yang malas-malasan. Kadang ikut, kadang tidak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/psk-alaska_20170327_080548.jpg)