Mahasiswi Universitas Ternama Diduga Bunuh Bayinya, Begini Komentar Pihak Kos dan Rumah Sakit

Mereka meminta stempel dari pihak rumah sakit atas hasil rekam medis. Dalam surat tersebut tertera inisial PWA.

Tayang:

“Lalu ada banner dan spanduk yang diduga dijadikan alas. Selimut bayi dan kain yang ada ceceran darahnya. Juga ada gunting kemungkinan buat melahirkan,” jelas Heru.

Setelah melakukan olah TKP, polisi menggali informasi dari PWA.

Namun, karena kondisi PWA sedang tidak fit, polisi hanya mendapat sedikit keterangan.

Kedua orangtuanya masih belum dimintai keterangan karena masih menjaga PWA.

“Yang penting poinnya dapat,” papar Heru.

Dari keterangan Heru, kondisi jasad bayi dalam keadaan bugar, tak ada bekas luka apapun.

Jasad bayi tersebut juga sudah dibersihkan.

"Ukurannya 49 centimeter dengan berat sekitar 3 kilogram," ungkap Heru.

Sebelumnya, Rektor Universitas Brawijaya Prof Mohammad Bisri membantah kalau pelaku yang diduga melakukan pembunuhan bayi di Sumbersari adalah mahasiswi jurusan Manajemen Sumber Daya Perairan seperti yang diberitakan beberapa media.

Keterangan itu disampaikan melalui pesan pendek ketika dikonfirmasi langsung ke Bisri.

Ia juga tidak menyebutkan kalau pelaku merupakan mahasiwi Universitas Brawijaya.

“Tadi saya telpon bu Dekan Perikanan, beliau mau cek dulu kebenarannya, saya minta supaya ada klarifikasi tentang benar tidaknya hal tersebut. Beliau menyampaikan hasilnya besok untuk disampaikan ke pers, kita tunggu dan saya juga berharap segera ada klarifikasi dari dekan,” tutur Bisri.

(Surya/Benni Indo)

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved