Anggota DPRD dari PKS Ditangkap Densus 88 di Bandara saar Baru Turun Pesawat
Menurut laporan, Umar pemilik paspor bernomor A8175345 dijemput oleh Tim Densus 88 Antiteror karena diduga terlibat dengan jaringan ISIS.
Baca: Densus 88 Diterjunkan Amankan Aksi 313 Menuntut Jokowi Pecat Ahok, Ada Apa?
Baca: Polisi Temukan Dua Kitab Misterius Usai Penyergapan Teroris di Tuban, Apa Isinya?
Kepala Bidang Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan yang ditangkap bukan anggota DPRD Pasuruan.
Barung melanjutkan, orang itu ditangkap karena akan berangkat ke Suriah, dan dicurigai akan bergabung dengan ISIS.
"Ya memang benar, pihak Bea Cukai Bandara Juanda sore tadi menahan seorang pria MDU yang akan berangkat ke Suriah, dan dicurigai akan bergabung dengan ISIS," ujar Barung saat dihubungi TribunJatim.com.
Menurutnya, kasus ini masih belum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Baru tadi sore, yaa kita akan dalami dulu, kasusnya baru akan kita buka ke media. Tunggu satu atau dua hari dulu,"kata Barung.
Dengan rangkaian peristiwa penangkapan dan penembakan teroris yang terjadi di Jatim selama dua hari berturut-turut, Barung mengatakan, pihak kepolisian kini meningkatkan kewaspadaan.
"Kami telah meningkatkan keamanan di daerah-daerah yang sekiranya rawan," tuturnya.
Pada hari yang sama, di Tuban petugas gabungan dari Polres Tuban, Brigade Mobil (Brimob) dan TNI menembak mati terduga teroris saat kontak senjata pukul 17.00 WIB.
Terduga teroris sempat menembak salah seorang anggota Satlantas Polres Tuban saat mobilnya dihentikan petugas kepolisian di jalur Tuban arah Semarang, di Desa Beji, Kabupaten Tuban.
Peristiwa itu terjadi ketika dilakukan kegiatan pengamanan pascapenangkapan teroris di Lamongan, Jawa Timur, Jumat (7/4/2017).
(Sundah Bagus Wicaksono)
***
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/anggota-dprd-ditangkap-densus_20170409_111752.jpg)