Bayern Munchen vs Real Madrid
Jangan Cemas, Tidurlah yang Nyenyak
Saat Munchen dibantai tiga tahun lalu, Ancelotti adalah bos di bench Real Madrid. Zinedine Zidane, pelatih Madrid sekarang, menjadi asistennya.
Penulis: T. Agus Khaidir | Editor: T. Agus Khaidir
Atas segenap modal yang dimiliki, serta persoalan-persoalan yang membayangi Real Madrid, maka memang wajar kiranya apabila Carlo Ancelotti meminta pemain-pemainnya untuk menepikan kecemasan dan tidur nyenyak.
"Kami harus fokus pada diri kami, pada rencana-rencana kami. Terlalu banyak memikirkan Real tidaklah baik. Kami bersiap, lalu pergi tidur, dan menghadapi pertandingan setenang mungkin," ucapnya.
Yeah, asal jangan terlalu nyenyak, Don Carleto. Jangan terlalu tenang. Terlalu tenang bisa celaka disapu ombak. Sebab Real Madrid adalah Real Madrid, bukan klub kemarin sore. Dari tahun ke tahun bermain di kompetisi level tertinggi membuat mental mereka sangat teruji. Juga kepercayaan diri yang besar, yang tak gampang ambrol dalam situasi paling buruk sekali pun.
Seorang reporter Daily Mail mewawancarai Zidane usai pertandingan melawan Atletico. Dia bertanya, adakah kemungkinan Zidane dipecat jika musim ini gagal memberikan gelar juara untuk Madrid.
Zidane tertawa, lalu menjawab, "pertanyaan Anda, saya kira, untuk pelatih yang lain." (t agus khaidir)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bayernmadrid4_20170412_125245.jpg)