Medan-Penang Sasar Tiga Sektor Gairahkan Pembangunan

Ada tiga sektor yang disasar oleh keduabelah pihak (Penang dan Medan), yakni kerjasama di sektor kesehatan, pendidikan, dan pariwisata.

Tribun Medan/Elvira
Dialog Pelaburan dan Sesi Pemadanan Perniagaan, yang diresmikan langsung oleh Timbalan Ketua Menteri I Pulau Penang, YB Dato Haji Mohd Rashid Bin Hasnin, di Hotel Emerald Garden, Senin (17/4/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Elvira Lieshanty Febryza

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Hubungan kerjasama antara Penang, Malaysia dan Medan, Sumatera Utara terus dibina hingga saat ini.

Terbukti dengan adanya Dialog Pelaburan dan Sesi Pemadanan Perniagaan, yang diresmikan langsung oleh Timbalan Ketua Menteri I Pulau Penang, YB Dato Haji Mohd Rashid Bin Hasnin, di Hotel Emerald Garden, Senin (17/4/2017).

Ada tiga sektor yang disasar oleh keduabelah pihak (Penang dan Medan), yakni kerjasama di sektor kesehatan, pendidikan, dan pariwisata.

Menurut YB Dato Haji Mohd Rashid Bin Hasnin, hubungan kerjasama dilakukan untuk meningkatkan optimalisasi pengelolaan potensi daerah, mempererat persahabatan keduabelah pihak dan adanya tukar menukar sumber daya manusia guna meningkatkan keterampilan.

Ia menambahkan kerjasama telah dilakukan sekitar 46 kali. Seperti keikutsertaan Penang dalam Pekan Raya Sumatera Utara, pertukaran pelajar, dan lainnya.

Baca: Menyeberang ke Malaysia Naik Kapal Pesiar yang Lebih Besar dari Titanic

Baca: Salut! Gerry Salim Bikin Lagu Indonesia Raya Berkumandang di Malaysia

Baca: Gubernur Sumut Berencana Optimalkan PRSU

"Kita berharap dengan hubungan yang sudah terjalin ini akan terus dilakukan, tak lain untuk meningkatkan sumber daya manusia. Saya juga baru bertemu dengan para pelajar Malaysia yang menempuh pendidikan di Medan," jelasnya.

Direktur Utama PT Sarana Gemilang Nusantara, Subhan Hamdani Barus, berharap kerjasama dengan Transbizz Network (M) Sdn. Bhd. Dapat meningkatkan perbaikan kualitas air di Medan.

"Pokoknya ialah sumber daya manusia di pengelolaan air, dengan perbaikan kualitas air di Indonesia khususnya di Medan. Selain itu, di sektor pendidikan, para pelajar di Medan akan diberikan pelatihan dengan terlebih dahulu mendaftarkan diri lalu ada proses penyeleksian, nantinya mereka dapat keahlian dan juga salary (gaji) yang baik," ungkapnya.

Senada dengan Subhan, Technical Director, Transbizz Network(M) Sdn. Bhd. Ir Ismail Bin Ishak, ingin mewujudkan standar tenaga mahir di Medan.

"Sebenarnya banyak yang mahir tetapi mungkin kurang akademiknya. Nah, kita akan berikan pelatihan agar para tenaga teknik ini mahir," jelasnya.

Maka dari itu, tambah Ir Ismail Bin Ishak, kerjasaman yang saling menguntungkan ini perlu pula dukungan pemerintah agar kerjasama terlaksana dengan baik.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved