Barcelona vs Juventus

Seberapa Panjang Usia Harapan?

Di luar keberhasilan menorehkan sejarah baru dalam perkara membalikkan kekalahan, situasi seperti ini sebenarnya sudah berkali-kali dihadapi Barcelona

Penulis: T. Agus Khaidir | Editor: T. Agus Khaidir
AFP PHOTO/GIUSEPPE CACACE
LIONEL Messi 

Neymar menjadi kunci kemenangan Barcelona atas PSG. Gol tendangan bebasnya mengawali rentetan tiga gol Barcelona dalam tempo tujuh menit.

"Saya ingat ayah saya pernah bilang. Sepakbola akan selalu menghadirkan berbagai macam persoalan. Tantangan yang satu akan segera diikuti tantangan yang lain. Namun di Barcelona, terhadap tantangan-tantangan tersebut, kami akan selalu berada di sisi yang sama. Sisi di mana kami tetap punya peluang untuk menang. Karena itu kami harus selalu percaya bahwa dalam situasi apapun kami tetap punya harapan," ujarnya.

Kalimat Neymar sama sekali tak salah. Barcelona adalah klub besar. Persoalannya mereka akan menghadapi klub yang tidak gentar pada kebesaran tersebut. Giorgio Chielini telah mengirim sinyal itu.

"Barcelona seperti hiu. Mereka bisa mencium darahmu dan siap mengoyakmu. Namun kami tidak takut pada mereka. Kami tidak melihat alasan untuk merasa takut. Kami hanya perlu menjauhkan pemain-pemain mereka dari gawang," katanya pada Sky Italia.

PEMAIN Juventus Giorgio Chiellini (kiri) merayakan gol yang dicetaknya bersama dua rekannya, Paulo Dybala (tengah) dan Miralem Pjanic, pada pertandingan putaran pertama perempat final Liga Champions kontra Barcelona, di Juventus Stadium, Turin, Italia, pekan lalu.
PEMAIN Juventus Giorgio Chiellini (kiri) merayakan gol yang dicetaknya bersama dua rekannya, Paulo Dybala (tengah) dan Miralem Pjanic, pada pertandingan putaran pertama perempat final Liga Champions kontra Barcelona, di Juventus Stadium, Turin, Italia, pekan lalu. (AFP PHOTO/MIGUEL MEDINA)

Maka sudah sepantasnyalah Barcelona waspada. Mungkin Juventus akan bermain lebih bertahan. Tidak seagresif pada laga putaran pertama. Pablo Dybala, Mario Mandzukic, dan Gonzalo Higuian barangkali akan lebih menahan diri dan sering turun ke lini tengah untuk memepersempit ruang kreasi pemain-pemain Barcelona.

Namun sampai di sini, Barcelona harus bisa membedakan mana bertahan karena takut kalah dan mana bertahan karena ingin menang. Sebab bagi mereka yang tidak takut, hiu memang tak lagi menyeramkan. Alih-alih lari, dengan siasat yang serba cantik, hiu justru diburu sampai ke tengah laut, dijebak, dijerat, untuk kemudian dibawa ke restoran dan disajikan dalam mangkuk- mangkuk sup.(t agus khaidir)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved