Mata Jendela Penyakit Ambil Cermin Cek Tanda-tanda Penyakit Anda
Mata bisa digunakan untuk mendukung profesinya sebagai dokter, yaitu untuk "meramal" beragam penyakit yang berpotensi menyerang tubuh.
17.Terjadi pembengkakan (baloon) disekitar sigmoid karena sembelit, yaitu kotoran tidak dapat dikeluarkan dengan gampang. Pada iris mata kiri kelihaan ANW membesar/melebar
18.Usus melintang jatuh kebawah sehingga menekan organ bawah. Biasanya kelihatan perut agak buncit, sering sakit pinggang, keputihan, sering kencing dan sukar hamil. Orang yang selalu naik turun bangunan dua tingkat atau mengangkat benda berat, cenderung lebih mudah mengalami sembelit. Perhatikan ANW di bagian tengah, turun mendekati pupil.
19.Pengecilan kolon disebabkan keracunan makanan atau obat terutama obat penghenti diare sering mengeluh sakit di bagian perut dan kurus. Pada iris kelihatan ANW agak tajam ke pupil, Banyak di derita terutama oleh anak kecil. Terjadi pengecilan pada kolon ini mengganggu proses pembuangan kotoran. Gambar pada ANW seperti gelombang.
20.Tanda akan sembuh.
Meskipun tahu macam-macam penyebab penyakit pasiennya, Asdi tidak berpikir untuk menangani semua penyakit.
''Kalau bukan bidangnya, tidak saya kerjakan langsung. Saya sarankan untuk mengunjungi ahlinya. Misalnya, ke dokter spesialis kandungan kalau masalahnya soal kandungan dan reproduksi,'' jelas ayah dari empat orang putra ini.
Dr. Asdi juga menganjurkan pasiennya agar tetap melakukan pemeriksaan kedokteran standar yang berlaku saat ini, seperti CT scan, USG, rontgen, pemeriksaan laboratorium klinik, ECG, dan sebagainya.
Pemeriksaan-pemeriksaan itu penting untuk memantau kelainan organ secara lebih spesifik pada organ-organ khusus yang sedang mengalami gangguan. Iridiologi belum bisa secara spesifik dan detail memeriksa organ tertentu.
Boleh dibilang, inilah yang membedakan aksi ramal-meramal dr Asdi dengan peramal ala bola kristal, karena ia tetap berpijak pada dasar-dasar ilmu kedokteran.
Sejarah singkat iridiologi
Ilmu ini pertama kali dikembangkan secara ilmiah oleh dr Ignatz von Peczely (1826 - 1911), seorang dokter asal Hongaria.
Secara tak sengaja, Peczely menemukan ilmu ini dari burung peliharaannya yang mengalami patah kaki. Ia melihat, di bagian bawah iris mata si burung terdapat seberkas garis hitam.
Burung itu ia rawat dan akhirnya sembuh. Ketika sembuh, bercak hitam pada mata burung ternyata ikut menghilang.
Pada tahun 1950-an, iridiologi berkembang di Amerika, Eropa, dan Cina. Perkembangannya semakin pesat setelah Bernard Jensen membuat bagan iridiologi yang masih digunakan sampai sekarang.
Berdasarkan bagan itu, Jensen membagi iris mata atas beberapa bagian. Bagian atas mewakili otak, bagian bawah mewakili kaki dan organ reproduksi.
Sedangkan iris kanan mewakili organ tubuh bagian kanan, iris kiri tentu saja mewakili organ tubuh bagian kiri. Lambung dan pencernaan direpresentasikan oleh daerah yang mengelilingi pupil mata pada iris.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/iridologi_20170429_125855.jpg)