Teroris Serang Mapolda
Kesan Mendalam Rekan Kerja pada Martua Polisi yang Tewas di Tangan Teroris
Sidauruk menceritakan almarhum merupakan orang yang humor serta tak pernah tersulut emosi atas persoalan yang ada.
Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Tariden Turnip
"Seingat saya, dia merupakan orang yang selalu menjadi panutan selama tugas di sini. Bawahannya, selalu diberinya motivasi. Kupikir, tak hanya aku yang kehilangan. Rekan yang lain juga," bebernya.
Bagi Sidauruk, sosok Martua berbeda dengan yang lain. Martua tak serta merta gampang emosi.
Namun, selepas Martua bertugas di Polda Sumut sejak 2015 hingga akhir hayatnya, mereka tak lagi bisa sering bertemu.
Tetapi hubungan mereka secara ikatan batin tidak terpisahkan, meskipun mereka telah berjauhan. "Yah, walau pun berjauhan bukan berarti saling melupakan," tuturnya.
Amatan wartawan, hingga pukul 12.00 WIB, upacara adat masih sedang berjalan. Berganti-ganti kerabat dan keluarga dekat memberi kata-kata dan penguatan kepada Mianna boru Manalu, istri korban, serta ke-9 anaknya.
Sejumlah karangan bunga tampak menyemarakkan suasana duka di sekitar jalan menuju rumah sederhana itu. (cr1)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/melayat-ipda-martua-sigalingging_20170626_132032.jpg)