Medan 427 Tahun

Hari Jadi Kota Medan, Masih Banyak Jalanan Seperti Danau Pascahujan Turun

“Bukan jalan lagi ini, tapi sudah membentuk danau, dalam kali lubangnya. Apalagi kalau musim hujan banyak sepeda motor mogok. Kayak anak tiri kami.."

Tribun Medan / Jefri
Kondisi Jalan Titi Pahlawan, Marelan yang berlubang-lubang. Kondisi rusaknya jalan sudah tiga tahun dan kerusakan serupa terjadi di berbagai jalan lainnya. (Tribun Medan / Jefri) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Jefri Susetio

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Warga Jalan Titi Pahlawan, Martubung, Kecamatan Medan Labuhan mengeluhkan kerusakan jalan yang sudah menahun.

Apalagi, seluruh badan jalan telah berlubang besar, bila diguyur hujan kondisi jalan bagaikan danau kecil.

Berdasarkan pengamatan Tribun Medan/Tribun-Medan.com, pada Jumat (28/6/2017) sore, beberapa pemuda terlihat berdiri di tengah jalan.

Mereka mengatur lalu lintas sekaligus mengarahkan pengguna jalan agar tidak masuk ke dalam lubang yang dalam.

Baca: DPD VOX Point Sumut-Indonesia Dilantik

Selain itu, badan jalan tergenang air, para pengendara sepeda motor diarahkan untuk melintas ke arah pinggir jalan.

Agar tidak masuk terperosok ke dalam lubang yang lebih dalam, karena banyak pengendara roda dua jatuh.

Pada umumnya, lubang-lubang di badan jalan yang membentuk kubangan mirip danau berada di depan Polsek Medan Labuhan.

Bila hujan deras mengguyur kedalaman lubang di badan jalan bisa mencapai 30 sentimeter.

“Bukan jalan lagi ini, tapi sudah membentuk danau, dalam kali lubangnya. Apalagi kalau musim hujan banyak sepeda motor mogok. Kayak anak tiri kami dibuat pemerintah, seperti enggak tinggal di Kota Medan,” ujar Ajo, (80) warga Titi Pahlawan, saat berbincang-bincang dengan Tribun Medan/Tribun-Medan.com, pada Jumat lalu.

Ajo menambahkan, seluruh warga Jalan Titi Pahlawan sudah berulangkali gelar aksi demonstrasi dan menanam pohon pisang di badan jalan.

Tapi, Pemerintah Kota Medan maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Utara enggak melakukan perbaikan jalan.

Padahal, lebih tiga tahun jalan itu mengalami kerusakan yang cukup parah dan sudah banyak pengendara jatuh akibat lubang besar di tengah jalan.

Apalagi, bila hujan deras, lubang-lubang besar itu tergenang air.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved