Empati Terhadap Korban Kecelakaan, Kasat Lantas Indra Warman Melayat ke Rumah Korban
"Turut belasungkawa atas kejadian nahas yang menimpa Indra Subahan dan kedua anaknya. Semoga keluarga yang ditinggalkan bisa tetap tabah dan kuat.."
Laporan Wartawan Tribun Medan / Akbar
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Masih ingat dengan kecelakaan di persimpangan Jalan Amal antara truk trailer yang menabrak pengendara sepeda motor saat berhenti di persimpangan lampu merah?
Kejadian nahas itu terjadi Minggu (28/5/2017) yang menyebabkan Indra Subahan (44) dan dua anaknya, yakni Arisa Salwa (13) dan Anas Majid (5) meninggal dunia di tempat kejadian.
Hal ini tentu membuat hati keluarga teriris dan merasakan sedih yang teramat dalam. Kejadian itu juga membuat Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Indra Warman turut berduka atas kejadian yang terjadi di awal bulan suci Ramadan.
"Turut belasungkawa atas kejadian nahas yang menimpa Indra Subahan dan kedua anaknya. Semoga keluarga yang ditinggalkan bisa tetap tabah dan kuat dalam menjalani hari-harinya,"kata orang nomor satu di Satlantas Polrestabes Medan ini.
Orang dengan dua melati di pundaknya ini juga mendatangi rumah keluarga korban yang berada di Jalan Masjid, Lingkungan IX, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia. Kehadirannya disambut dengan hangat oleh pihak keluarga korban.
Baca: Beri Santunan Anak Yatim, Ini Harapan Kasat Lantas Indra Warman
Sehari setelah kejadian, Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Indra Warman ditemani Wakapolrestabes Medan, AKBP Tatan Dirsan untuk melayat ke rumah duka.
Kedatangan mereka disambut istri almarhum Indra Subahan, Paramitha Sari (42).
AKBP Indra Warman juga memastikan bahwa Saiful Fadli (41), sopir truk yang menabrak tiga orang korbannya hingga tewas akan mendapatkan hukuman yang setimpal.
Kata Indra, dari hasil pemeriksaan, Saiful yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka dianggap lalai karena menghilangkan nyawa orang lain.
"Tersangka kami jerat atas pasal 310 ayat (4) KUHP. Ancaman hukuman terhadap tersangka ini enam tahun penjara," kata Indra saat berkunjung ke rumah duka almarhum Indra Subahan, Senin (29/5/2017).
Indra mengatakan, dari hasil pemeriksaan, truk alat berat yang dikemudikan tersangka rem tangannya memang sudah rusak. Kemudian, rem kakinya macet mendadak.
Kasat Lantas juga berpesan kepada siapa saja pengendara baik sepeda motor maupun mobil agar mengutamakan keselamatan daripada kecepatan.
"Di jalan, kita tidak mengenal teman, saudara ataupun kerabat kalau tidak satu kendaraan. Maka dari itu, saya sangat berharap agar masyarakat siapapun itu, harus mengutamakan keselamatan daripada kecepatan. Karena kalau sudah terjadi lakalantas seperti ini dan jatuh korban, keluarga kita sendiri yang sedih,"katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/indra-warman-tribun-dan-tatan-dirsan_20170529_125414.jpg)