Breaking News

Google Informasikan Gempa Bengkulu Secara Real Time, Tak Berpotensi Tsunami

Usai terjadi gempa di Bengkulu dengan kekuatan getaran mencapai 6,6 skala richter, mesin pencarian Google langsung memberikan warning

Google Informasikan Gempa Bengkulu Secara Real Time, Tak Berpotensi Tsunami
Tampilan informasi di Google Public Alerts 

Tidak hanya itu, diberitahukan juga kepada publik agar berhati-hati pada kemungkinan gempa susulan. Bahkan dalam pemberitahuan itu diberikan tips aman saat menghadapi gempa yang diberikan oleh BMKG.

Sesudah Terjadi Gempabumi:

Jika Anda berada di dalam bangunan

  • Keluar dari bangunan tersebut dengan tertib.
  • Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa.
  • Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K.
  • Telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.
  • Periksa apabila terjadi kebakaran.
  • Periksa apabila terjadi kebocoran gas.
  • Periksa apabila terjadi arus pendek.
  • Periksa aliran dan pipa air.
  • Periksa segala hal yang dapat membahayakan (mematikan listrik, tidak menyalakan api dll).

Jangan masuk ke dalam bangunan yang sudah rusak terkena gempa, karena kemungkinan sewaktu-waktu dapat runtuh akibat gempa susulan.

Jangan mendekati bangunan yang sudah rusak terkena gempa, karena kemungkinan sewaktu-waktu dapat runtuh akibat gempa susulan.

Menyimak informasi mengenai gempa susulan dari media cetak maupun media elektronik.

Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

Apakah Gempabumi itu?

Gempabumi adalah peristiwa bergetarnya bumi akibat pelepasan energi di dalam bumi secara tiba-tiba yang ditandai dengan patahnya lapisan batuan pada kerak bumi.

Akumulasi energi penyebab terjadinya gempabumi dihasilkan dari pergerakan lempeng-lempeng tektonik. Energi yang dihasilkan dipancarkan kesegala arah berupa gelombang gempabumi sehingga efeknya dapat dirasakan sampai ke permukaan bumi.

Halaman
1234
Penulis: Fahrizal Fahmi Daulay
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved