Tak Ada Puskesmas, Ibu Ini Terpaksa Ditandu Kondisi Masih Diinfus Jalan Kaki Mau Melahirkan

Minimnya akses kesehatan di desa ini membuat warganya harus berjalan jauh hanya untuk membawanya bersalin hingga ke desa tetangga

Kolase Tribun Medan
Seorang ibu mau melahirkan terpaksa ditandu berjalan kaki sejauh 50 km ke kecamatan tetangga 

Selain itu, akses jalan dari Desa Parek ke Serimbu yang merupakan ibu Kota Kecamatan tidak bisa menggunakan mobil karena belum ada jembatan.

"Kalau pakai motor itu sekitar dua jam setengah ke Serimbu, kalau ke Suti Semarang sekitar 30 menit," katanya

Sedangkan pada saat membawa warga yang bersalin saat itu, membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam.

"Awalnya memang ada penangganan dari dukun beranak di kampung, tapi karena tidak mampu dibawa ke Suti Semarang dengan digotong," jelasnya.

Setelah mendapatkan pertolongan pertama dari Puskesmas Suti Semarang, kemudian warganya itu dibawa ke Rumas Sakit Serukam.

"Saat ini kondisi ibu dan bayi sudah sehat, dan tidak lama lagi akan di bawa pulang ke kampung," ungkapnya.

Diakui Lorensius bahwa di Desa yang ia pimpin belum ada bidan yang stanbay.

"Kemarin saya sempat sampaikan ke pihak Puskesmas di Serimbu, dan mereka menyambut positif. Mereka mengatakan masih menunggu tenaga medis yang siap ke tempat kami," terangnya.

Untuk itu Kades berharap agar ke depannya ada tenaga medis yakni bidan dan perawat yang stanbay di Desa nya.

"Karena akses ke Puskesmas di ibu Kota Kecamatan cukup jauh. Jadi minimal ada Puskesmas atau Pustu untuk mengcover wilayah Tengon, Bentiang, dan Parek," tutupnya.

Berita ini telah tayang di Tribun Pontianak dengan judul: Tragis! Ibu Hamil Ditandu Lintas Kecamatan untuk Proses Persalinan, Ini Kisahnya

Like facebook

Tribun Medan eksis di Sosial Media:
Follow twitter @tribunmedan dan suka Facebook tribun-medan.com

Cek juga Instagram Tribun Medan di @tribunmedandaily temukan informasi menariknya.

Anda penggila bola? Suka Facebook  Tribun PSMS

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved