Sentimen Anti-Malaysia Merebak, yang Dilakukan Ilustrator Indonesia Ini Mengejutkan
''Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei adalah empat negara bertetangga yang punya kemiripan di banyak aspek. We are Best Friend Forever.''
TRIBUN-MEDAN.COM - Di tengah merebaknya sentimen anti Malaysia pascainsiden bendera terbalik di SEA Games 2017, seorang warga Indonesia berkampanye dengan grafis animasi di Facebook @sahabat.serumpun.
Berbeda dengan kebanyakan dia ingin mengajak warga net menyudahi permusuhan dengan Malaysia terkait insiden bendera terbalik. Sebab menurut dia 'permusuhan Indonesia-Malaysia dan sebaliknya memalukan'.
Baca: FKPPI Membakar Bendera Malaysia di Depan Konsulat Jenderal Malaysia, Ini Musababnya
Baca: Insiden Bendera Terbalik, Gedung Konjen Malaysia Diserbu Pendemo yang Panjat Pagar
Namanya Chancil Chan, 25 tahun. Dia seorang pembuat ilustrasi lepas, yang kemudian mengisi halaman Facebook @sahabat.serumpun tersebut dengan berbagai grafis menarik tentang kemiripan budaya Indonesia dan Malaysia yang seharusnya dirayakan. Mulai dari nasi lemak hingga nasi uduk, dari lumpiah sampai popiah.
''Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei adalah empat negara bertetangga yang punya kemiripan di banyak aspek. We are Best Friend Forever (sahabat selamanya),'' tulis Chancil di lembar Facebook yang membawa misi 'mendinginkan konfrontasi' tersebut.
Baca: Pernyataan Aneh Bella Kalau Engku Emran Belum Jodoh, Ini Jawaban Menohok Calon Suami
Baca: Muslimah Sasaran Bully Brutal di Medsos; Tubuh Perempuan Adalah Medan Pertarungan
Chancil membuat halaman tadi sejak 2014, lantaran gerah melihat berjubel ketidaksukaan terhadap Malaysia di linimasa media sosialnya.
''Beberapa teman sudah kepalang benci Malaysia, cuma karena hal-hal sepele. Mereka tahunya Malaysia negeri maling, suka mencuri budaya, makanan tradisional, pakaian tradisional.''
''Saya mau mengangkat kembali bahwa Malaysia bukan negara yang buruk, kita saudara,'' ujarnya.
Berikut grafis-grafis lucu yang disuguhkan Chancil untuk mengajak warga net Indonesia bersahabat dengan negeri jiran Malaysia.
Hak atas fotoBBC SPORT
Dua bulan lalu, saat dia dan perwakilan kreator konten medsos Asia diundang Kementerian Pariwisata Malaysia untuk mempromosikan destinasi wisata Perak, kawannya seorang YouTuber Korea Selatan yang populer di kalangan orang Indonesia dicaci habis-habisan karena mengunggah video promosi wisata ke Malaysia.
''Baca komentarnya saya juga malu, karena dari orang Indonesia semua. Sampai ratusan komentar isi penghinaan. Sampai dia harus hapus video itu dan dia terpaksa bilang ke Kementerian Malaysia dia takut kehilangan subscriber, jadi dia lebih baik tarik kontrak dan menghapus video jalan-jalan di Malaysia,'' Chancil berkisah.
Sanggupkah Chancil dan upayanya 'mendinginkan konfrontasi'?
Sampai hari ini, Facebook Page @sahabat.serumpun memiliki sekitar 3.000 pengikut. Jumlahnya tergolong kerdil apabila dibandingkan dengan warga net yang kepalang tidak suka dan menggunakan tagar #shameonyouMalaysia di media sosial sudah lebih dari 87.000.
Ulah peretas Indonesia
Dua menteri Malaysia sudah menyampaikan permohonan maaf atas keteledoran Malaysian Organizing Commitee yang salah mencetak bendera Indonesia di buku suvenir SEA Games 2017.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/animasi-serumpun_20170822_134100.jpg)