Idul Adha 2017
Pemerintah Tak Periksa Kesehatan Hewan Kurban, Masyarakat Tak Merasa Khawatir
"Kita tidak takut, karena tidak ada kabar ada terjangkit penyakit. Setiap tahun tidak pernah diperiksa, jadi setiap tahun juga membeli di sini,"
Penulis: Tommy Simatupang |
Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang
TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Tidak adanya pemeriksaan kesehatan terhadap hewan kurban oleh Pemerintah Kabupaten Dairi tidak membuat pembeli takut.
Suryono, seorang pembeli yang sedang mencari hewan kurban kambing di Rizkuna mengatakan sampai saat ini tidak mempersoalkan hal itu.
"Kita tidak takut, karena tidak ada kabar ada terjangkit penyakit. Setiap tahun tidak pernah diperiksa, jadi setiap tahun juga membeli di sini,"ujar Suryono yang juga Ketua Ikatan Keluarga Jawa (IKJ) Dairi, Rabu (30/8/2017).
Ia juga mengungkapkan karena kambing-kambing ini dirawat dengan baik oleh pengusahanya sehingga masyarakat yak khawatir.
Baca: HORE! Color Run 5 K Kembali Digelar, Catat Tanggalnya
Seorang pengusaha hewan kurban di Desa Berampu, Karmin Silalahi mengaku tak pernah sekali pun pemerintah kabupaten memeriksa kesehatan hewan. Ia juga tak khawatir terhadap penyakit yang sering menjangkit hewan.
"Gak pernah diperiksa. Kami juga tidak khawatirlah, karena kita rawat baik kan. Fan juga karena di kampung ini,"ujarnya.
Karmin menjual 80 kambing dan lima lembu untuk hewan kurban Indul Adha. Untuk tahun ini, telah terjadi kenaikan Rp 1 juta dari setiap hewan. Kambing yang dijual juga dibawa dari Kabupaten Tanah Karo.
(tmy/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pengusaha-hewan-kurban-tribun_20170830_194930.jpg)