Terungkap Bonek Hajar Dua Pendekar PSHT hingga Meninggal Gara-gara Korban Lakukan Ini

Akibat bentrok dua kelompok dini hari itu, dua nyawa melayang dari pihak anggota PSHT.

Editor: Tariden Turnip
TRIBUN JABAR/TEUKU MUH GUCI S
Bonek mengungkapkan kegembiraannya di GOR Pajajaran, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Minggu (8/1/3017). Ribuan bonek berjingkrak di halaman GOR Pajajaran setelah Persebaya Surabaya berkompetisi kembali. (TRIBUN JABAR/TEUKU MUH GUCI S) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Sekelompok suporter sepakbola Persebaya Surabaya alias Bonek terlibat bentrok dengan anggota PSHT (Perguruan Silat Setia Hati Teratai) di depan SPBU Balongsari Jl Raya Balongsari Kecamatan Tandes Surabaya, Minggu (1/10/2017).

Akibat bentrok dua kelompok dini hari itu, dua nyawa melayang dari pihak anggota PSHT.

Berdasarkan data yang dimiliki Pemkot Surabaya, korban bentrokan itu diketahui bernama Muhammad Anis, berusia 22 tahun dengan alamat  Jalan Simo Pomahan Gg 3 No 41 Rt.08 Rw.02 Kelurahan Sukomanunggal, Kecamatan Sukomanunggal.

Rencananya akan dimakamkan di pemakaman di TPU Simo Tambakan.

Korban kedua, Aris Eko Ristanto usia 25 tahun dengan alamat Desa Tlogorejo, Kepoh Baru Bojonegoro. Rencananya jenazah akan dimakamkan di pemakaman di TPU Telogo Teger Bojoonegoro.

Saat dikonfirmasikan ke Kasat Reskrim Polrestabes AKBP Leonard Sinambela, dia membenarkan telah jatuh korban pada bentrok dini hari tadi.

"Biar nanti Bapak Kapolrestabes yang menyampaikan lebih jauh. Kami ingin situasi bisa diredam secepatnya," kata Leonard.

Berikut kronologis bentrok dua kelompok yang menelan dua korban yang kini telah beredar di lingkungan polisi:

a. Pada pkl 23.00 di laksanakan konvoi oleh sekelompok anggota perguruan silat di depan terminal wilangon ada selisih paham dengan suporter Bola Surabaya.

b. Pada pukul 00.30 terjadi pengelompokan suporter bola dengan jumlah kurang lebih 700 orang melaksanakan aksi penghadangan kepada kelompok Perguruan silat dengan titik kumpul di depan SPBU Balongsari jln.raya Balongsari

c. Pada pukul 01.30 terjadi pengeroyokan dan pembakaran 1unit sepeda motor Honda CB dengan nopol S 4353 DT dengan 2 orang korban yang diduga seorang anggota perguruan silat dengan indentitas belum diketahui kondisi korban kritis dibawa ke rumah sakit Muji Rahayu.

d. Pada pkl 02.20 suporter bola membubarkan diri. 

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Muhammad Iqbal saat dikonfirmasi menuturkan dua pendekar silat yang tewas ternyata menerobos kerumunan suporter bola ini dengan atribut perguruan silat mereka.

Kebetulan Bonek baru pulang setelah menyaksikan pertandingan Persebaya Surabaya menjamu Persigo Semeru FC asal Lumajang. Persebaya sukses memenangi laga ketiga Grup C 16 Besar Liga 2 musim 2017 atas Persigo Semeru FC 4-0.

"Ada spontanitas suporter bola yang langsung terpancing. Karena kekuatan tak seimbang pihak anggota perguruan silat meninggal saat dibawa ke RS," jelas Iqbal.

Sumber: Surya
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved