SOSOK Brigjen Ahmad Sukendro yang Lolos dari Pembantaian PKI
Siapa Brigjen Ahmad Sukendro dan mengapa ia selamat dari penculikan? Achmad Sukendro dilahirkan di Banyumas tahun 1923.
TRIBUN-MEDAN.COM - Dalam pertemuan terakhir operasi penculikan Dewan Jenderal di rumah Sjam Kamaruzzaman, di Salemba Tengah, pada Hari-H, 30 September 1965, ternyata ditaklimatkan nama delapan jenderal yang akan dijemput.
Mereka adalah Jenderal AH Nasution, Letnan Jenderal Ahmad Yani, Mayjen Soewondo Parman, Mayjen R. Soeprapto, Mayjen Mas Tirtodarmo Harjono, Brigjen Donald Izacus Pandjaitan, Brigjen Soetojo Siswomihardjo, dan Brigjen Ahmad Soekendro.
Siapa Brigjen Ahmad Sukendro dan mengapa ia selamat dari penculikan? Achmad Sukendro dilahirkan di Banyumas tahun 1923.
Seperti banyak anak muda seusianya, di zaman Jepang, ia memilih mendaftar menjadi anggota PETA.
Saat revolusi, Sukendro bergabung dengan Divisi Siliwangi. Nasution yang ‘menemukannya’ segera tahu dia bukan perwira biasa.
Cara berpikir dan kemampuan analisa Sukendro di atas rata-rata perwira lainnya.
Karena itu saat Nasution menjadi KSAD, ia menarik Sukendro sebagai Asintel I KSAD. Nyatanya, Sukendro tak mengecewakan.
Pada 1957, saat perwira-perwira daerah resah dengan kebijakan Jakarta dan berniat menuntut opsi otonomi, Sukendro – tentunya atas perintah Nasution – menggelar operasi intelijen.
Orang-orangnya masuk ke daerah dan menginfiltrasi pola pikir para perwira di daerah.
Hasilnya, saat suasana memuncak, praktis hanya komandan di Sumatra (PRRI) dan Sulut (Permesta) yang menyatakan diri berpisah dari Indonesia.
Sosok Sukendro Penghubung TNI dan CIA
Lainnya, menarik dukungannya dan tetap dalam kibaran Merah Putih.
Tak hanya dalam lingkup nasional saja kiprah Sukendro.
Seiring dengan tugas belajar yang diperolehnya di Amerika Serikat (AS), ia juga sukses menjalin kontak dengan CIA.
Beberapa program kerjasama TNI dan CIA, mampir lewat tangannya.
Sampai-sampai ada anggapan pada masa itu, sosok Sukendro-lah temali utama yang menghubung Nasution dan juga Achmad Yani dengan CIA.
Bahkan dalam salah satu versi skenario Gestok, karena kecerdasan dan lobi baiknya dengan CIA, Sukendro disebut-sebut sebagai salah satu orang yang layak dicurigai sebagai dalang, seperti disebut dalam buku Menguak Misteri Kekuasaan Soeharto karangan FX. Baskara Tulus Wardaya.
Jika di satu sisi dianggap sebagai dalang, sisi lain apa yang membuat Sukendro masuk dalam daftar bidikan PKI?
Sukendro termasuk sosok penting di tubuh militer. Namanya masuk dalam grup jenderal elite yang dekat dengan Nasution maupun Yani.
Belakangan grup ini dikenal sebagai Dewan Jenderal. Anggotanya 25 orang, namun empat motornya adalah Mayjen S Parman, Mayjen MT Haryono, Brigjen Sutoyo Siswomihardjo, dan Brigjen Sukendro sendiri.
Grup ini aktif melakukan counter politik untuk menandingi dominasi PKI.
Nah, pokal Sukendro ini tentu saja membuat PKI geram.
Bagi PKI, perwira intelektual yang satu ini adalah bahaya laten.
Sayangnya, Soekarno meminta Sukendro menjadi anggota delegasi Indonesia untuk peringatan Hari Kelahiran Republik Cina, 1 Oktober 1965.
Selamatlah dia dari korban penculikan.
Selepas peristiwa itu, peran Sukendro mulai tersisih oleh kiprah Ali Moertopo.
Ia tidak bisa membendung jaring-jaring intelijen Ali yang kemudian mempercepat keruntuhan Soekarno.
Namun, setidaknya, Sukendro masih mencoba berupaya. Apa yang disebut mantan Dubes Kuba dan juga teman dekat Soekarno, AM Hanafi, dalam biografinya memperlihatkan hal itu.
Pada 11 Maret 1966, ketika Presiden diikuti para waperdam tergopoh-gopoh menuju Bogor karena takut dengan Pasukan Kemal Idris, Sukendro menyarankan AM Hanafi untuk mengejar presiden dan menempelnya di mana pun juga Soekarno berada.
“Jangan tinggalkan Bapak sendirian,” kata Sukendro. Sepertinya insting intelijen Suekndro masih cukup tajam untuk membaca arah zaman.
Sayang, AM Hanafi hanya bisa menyesal karena tak kebagian helikopter pada hari itu.
Petang itu juga juga utusan Soeharto berhasil mendapatkan surat penyerahan kekuasaan (Supersemar).
Ketika Soeharto naik ke puncak kekuasaan, bintang Sukendro praktis redup. Namun meski tenggelam ia tak lantas terdiam.
Dalam sebuah kursus perwira di Bandung, ia secara mengejutkan mengakui keberadaan Dewan Jenderal.
Akibatnya, Soeharto yang notabene juga rekan dekatnya, lewat tangan Pangkopkamtib Jenderal Sumitro menggiringnya untuk ikut merasakan dinginnya sel RTM Nirbaya Cimahi selama 9 bulan. Tentunya tanpa pengadilan.
Lepas dari tahanan, Sukendro ditampung Gubernur Jateng, Supardjo Rustam.
Ia diberi kepercayaan mengelola perusahaan daerah Jateng.
Meski demikian, radar Soemitro tak serta merta mendepaknya.
Setiap kali terdengar ada gerakan antipemerintah, Sukendro adalah orang pertama yang didatangi Soemitro.
“Tidak ada orang intelijen yang lebih hebat daripada dia. Karena itu saya selalu mencurigainya,” kata Mitro. (Agus Surono)
Artikel ini tayang di Intisari.grid.id: Ternyata, Sebenarnya Ada 8 Jenderal yang Akan Diculik Saat G30S/PKI
*******
Klik Berita Lainnya
# BeritaBREAKINGNEWS
Ular Piton Raksasa 7 Meter Serang Sekuriti Perkebunan Sawit, Gini Akhir Pertarungan Keduanya
Perintah Dua Jenderal Terbukti, Satu Orang Lagi Pelaku Begal Ditembak Mati Polisi
Hanya dalam Sepekan, Polisi Sudah Menembak Mati 5 Orang Pelaku Begal
Begal Todongkan Senjata ke Polisi, Aksi Perampokan Gagal Total, Begini Jadinya
# BeritaTERPOPULER
Video Skandal Begituan Artis Cantik Ini Bocor dan Tersebar, Lihat Postingan Terkini soal Memaafkan
Sepintas Imut bak Remaja, saat Kenakan Pakaian Terbuka Marina Nagazawa Bikin Mata Terpana
Sopir Taksi Online Rekam Aksi Mesra Penumpang di Mobilnya, Siapa yang Salah?
#BeritaSELEB
Tak Banyak yang Tahu, Begini Foto Cantik dan Seksinya Istri Romy Rafael
Kehidupan Artis Cantik yang Miliki 2 Anak Berkebutuhan Khusus Ini Bikin Terharu
Via Vallen Diperlakukan bak Pengantin Baru, Coba Lihat Kejutan yang Ia Dapatkan
Gantengnya Kebangetan, Ini Dia Deretan Foto-foto Mempesonanya Adik Emma Watson
#BeritaHebohMedsos
Heboh, Sopir Taksi Online Rayu Penumpang Perempuan, Mau Enggak? Tanya Driver, Videonya di Sini
Istri Kerja Cari Nafkah, Syok Dapati Suami Malah Berindehoy di Ranjang, Kok Tega Benar Ya?
Bikin Gemas, Lihat Foto-foto Imutnya Cosplayer Berhijab asal Malaysia Ini
Sewa Dua Wanita Seksi untuk Pacarnya, yang Terjadi Malah Mengejutkan
#BeritaALAMAK
Alamak, Imbas Lupa Pakai Celana Dalam, Organ Intim Pengantin Perempuan Ini Dimasuki Hewan
Anak Balita Ini Kok Sudah Megang Pistol? Tembak Dua Bocah Berumur Tiga Tahun
Nahas Beruntun, Syarifah Terenggut Keperawanannya, Uang Ludes, Eh Suami Ternyata Perempuan
Ternyata Ini 7 Alasan Kenapa Pria Gemar Selingkuh
#BeritaSPORT
Hasil Liga Inggris, Duo Manchester Masih Belum Terkalahkan
Menendang Bola Saja, Striker PSMS Ini Belum Bisa
Kekalahan PSMS dari Persibat Batang yang Bikin Hardiantono Tak Bisa Tidur Nyenyak
#BeritaVIDEO
PABRIK SIM Palsu: Menyelisik Kehidupan Para Tersangka yang Lihai
Viral Video Brimob Gunakan Senjata Mortir dan Pelontar Granat, Ini Penjelasan Polri
Usai ML, Lima Pria Habisi Pasangannya, Ada yang Dipicu Penolakan Ronde Kedua
Subscribe YouTube @Tribun-Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/seoharto-dan-pki_20170923_144336.jpg)