PAD Dairi dari Sektor Alat Berat Merosot? Begini Jawaban Kepala Dinas PU
Markus menilai banyak oknum-oknum Dinas PU yang tidak mencatat operasional atau penggunaan alat berat.
Penulis: Tommy Simatupang | Editor: Salomo Tarigan
Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang
TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Dairi mengalami kemerosotan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor alat berat.
Pembahasan ini juga telah berlangsung di gedung DPRD Kabupaten Dairi. Dinas PU hanya mampu meraih Rp 273 juta dari target Rp 450 juta.
Anggota Komisi C DPRD Dairi, Markus Purba menilai kemerosotan ini terjadi lantaran adanya kebocaran.
Markus menilai banyak oknum-oknum Dinas PU yang tidak mencatat operasional atau penggunaan alat berat. Apalagi, jumlah alat berat terhitung cukup banyak.
Baca: Tak Biasanya, Pejabat Pemko Medan Heboh Benahi Jalan Rusak Seperti Ini
Baca: MEMALUKAN! Pakta Integritas Tolak Gratifikasi, sudah Ditandatangani, Pejabat Langkat Malah Kena OTT
"Operator ini kadang-kadang bermain di bidang-bidangnya. upamanya rusak, rupanya dipakai. Melihat dengan proyek-proyek yang banyak selama ini seharusnya ini makin meningkat,"ujar Markus, Rabu (18/10/2017).
Kepala Dinas PU, Lasma Tobing saat ditemui usai mengikuti pembukaan MTQ Sidikalang di Balai Budaya menampik jika adanya kebocoran PAD. Ia mengatakan, jumlah tersebut belum rampung. Karena, masih ada bulan November dan Desember.
Ia juga berdalih, peran alat berat bukan sekadar mencari dana pemasukan. Katanya, banyak alat berat yang digunakan untuk keperluan sosial tanpa mengutip dana.
"Alat berat itu bukan hanya mencari PAD. Ketika terjadi longsor, dan lainnya. Bahkan kalau jalan nasional terjadi bencana alat kita yang dipakai. Tanpa biaya,"katanya.
Saat disinggung begitu banyak proyek di Kabupaten Dairi, Lasma menampik hal tersebut. Katanya, banyak rekanan yang menggunakan alat berat pribadi atau bukan milik Pemerintah Kabupaten Dairi.
"Kita harus melihat masyarakat di Dairi ini punya alat berat sendiri. Tidak senantiasa hanya menggunakan alat berat milik PU. Tergantung rekanannya alat mana yang mau dipakai,"katanya.(tmy/tribun-medan.com).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/lasma-tobing-dairi_20171018_152727.jpg)