Pernah Dianggap Hina Nabi, Pemuda Ini Terciduk saat Hitung Uang Hasil Peras PNS

Tuah Aulia Fuadi kembali menjadi buah bibir setelah 2015 silam membuat geger karena meminta Al-Quran direvisi dan dianggap menghina Nabi Muhammad.

Pernah Dianggap Hina Nabi, Pemuda Ini Terciduk saat Hitung Uang Hasil Peras PNS
Facebook/TA Fuadi
Tuah Aulia Fuadi 

"Soal politik adalah soal dinamis, dan karena dinamis maka tidak ada 'politik Nabi'. Politik nabi pas sesuai pd zaman nya. Sementara sekarang bukan lg zaman nabi. tak SETIAP DALAM semua hal kita itu harus mengikuti Nabi."

Rektor UIN Sumut Prof. Nur Ahmad Fadhil Lubis ketika dihubungi oleh Tribun Medan, September 2015, menyatakan Tuah dipecat sebagai mahasiswa di kampus yang ia pimpin karena tulisannya itu.

Surat pemecatan Tua Aulia Fuadi dari UIN Sumut yang ditandatangani Rektor (kiri), Tua Aulia Fuadi (kanan)
Surat pemecatan Tua Aulia Fuadi dari UIN Sumut yang ditandatangani Rektor (kiri), Tua Aulia Fuadi (kanan) (Facebook)

"Iya benar, dia sudah kita pulangkan kepada orang tuanya. Itu dilakukan setelah melalui prosedur, baru kita keluarkan SK (pemecatan)," katanya .

Menurut Rektor, ia juga melakukan pelanggaran disiplin saat menjadi instruktur masa orientasi mahasiswa baru di UIN.

"Dia sebagai instruktur, menggunakan hal-hal di luar itu. Seperti mencampakkan Alquran ke tanah dan diambilnya kembali sambil mengeluarkan kalimat yang menjelekkan Alquran," jelas Ahmad Fadhil.

Dijebak PNS

Lepas dari UIN, rupanya Tuah aktif di kancah aktivis di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara. Ia dikenal sebagai anggota LSM dan memimpin demonstrasi. Belakangan ia tergabung di sebuah media massa online.

Pria berusia 23 tahun yang juga Ketua Perhimpunan Mahasiswa (Pema) Batubara ini diketahui kerap menulis berbagai dugaan pelanggaran pejabat di daerah itu, mulai dari bupati sampai kepala desa.

Asyik menulis tentang pejabat, pekan lalu, justru Tuah yang kembali masuk pemberitaan. Ia kini mendekam di penjara Polres Batubara, karena ditangkap 3 November lalu setelah dilaporkan memeras pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Batubara.

Kepada jurnalis, Kasat Reskrim Polres Batubara AKP Zulfikar menceritakan kronoligi penangkapan Tuah.

Halaman
123
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved