Sekjen PDIP Minta Golkar Lakukan Langkah Strategis Soal Posisi Ketua DPR

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mendorong Partai Golkar untuk bersikap

Tribunnews
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristianto. 

TRIBUN-MEDAN.COM, JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mendorong Partai Golkar untuk bersikap terkait posisi Ketua DPR Setya Novanto yang terjerat kasus korupsi.

Meskipun kewenangan Golkar, Hasto mengatakan dirinya tak ingin masalah pribadi merugikan lembaga negara.

"Kami tegaskan bahwa apapun persoalan yang dihadapi oleh pimpinan anggota dewan jangan sampai kepentingan nasional dirugikan dikorbankan," kata Hasto kepada wartawan di sela pelantikan kader Baguna PDI Perjuangan di Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (23/11/2017).

PDI Perjuangan kata Hasto mengaku sudah berdialog dengan Partai Golkar dan partai lain yang duduk di DPR untuk membahas hal tersebut.

"Maka seluruh pihak dalam penuh kesadaran mengedepankan kepentingan nasional. Agar jalannya pemerintahan negara dan fungsi-fungsi yang strategis di DPR tidak terganggu," kata Hasto.

Lebih lanjut dirinya tidak ingin kinerja DPR secara lembaga malah terganggu dengan kasus hukum Setya Novanto.

"Sehingga harus ada langkah-langkah penting dan strategis itu kami harapkan dapat diinisiasi oleh Partai Golkar," kata Hasto.

Diketahui, DPP Partai Golkar menggelar rapat pleno sebagai respons atas ditahannya Setya Novanto di Rumah Tahanan (Rutan) KPK pada hari Minggu (19/11/2017) malam.

Hasilnya Idrus Marham ditunjuk menjadi Plt Ketum Golkar sampai ada keputusan praperadilan Setya Novanto.

Selanjutnya jika praperadilan ditolak, Golkar akan meminta Novanto mundur dari Ketua Umum Golkar dan Ketua DPR, untuk selanjutnya digelar munaslub.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved