SUV China Sokon Glory 580 Tantang Honda CR-V, Ini Kelebihan dan Harganya
Setelah kehadiran MPV Wuling, pasar otomotif kembali diramaikan kehadiran merek China.
TRIBUN-MEDAN.COM - Setelah kehadiran MPV Wuling, pasar otomotif kembali diramaikan kehadiran merek China.
Kali ini di kelas SUV tujuh tempat duduk (7 seat), Glory 580, ditawarkan ke konsumen Tanah Air, bersamaan dengan seremoni pembukaan pabrik mobil Sokonindo di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten.
Model sport utility vehicle (SUV) yang bakal menghadapi dominasi Honda CR-V ini, menggendong teknologi baru dengan menyematkan turbo untuk mesin 1.5L. Sementara untuk yang 1.8L masih mengadopsi mesin natural aspiration.
Alexander Barus, CO-CEO Sokonindo mengatakan, mereka masih belum menjual produknya tersebut saat ini. Kemungkinan, kata Alexander, baru akan siap dipasarkan pada Februari atau awal-awal 2018 mendatang.
“Soal SUV ini mungkin saja pada awal 2018 kami bisa mulai masuk pasar atau di Februari. Namun, masih terbatas terlebih dahulu untuk wilayah Jabodetabek,” ujar Alexander, Selasa (28/11/2017).
Dari tampilan wajahnya, Sokon Glory 580 punya kesan yang modern melalui karakteristik desain ala SUV Eropa. Selain itu, siluet bodinya juga tampak senada dengan SUV 7-seater asal Jepang, seperti Honda CR-V atau Nissan X-Trail.
Sokon Glory 580
Sokon Glory 580 pertama kali dipamerkan di ajang GIIAS 2017.
KompasOtomotif berhasil melihat langsung wujud SUV 7-penumpang itu di lokasi pabrik. Kali ini sudah setir kanan, beda dengan yang dipamerkan di GIIAS pada Agustus 2017 lalu, masih terpasang setir kiri.
Bila melihat data spesifikasi yang tertulis di brosur, pilihan mesin dari SUV China ini tersedia dua, yaitu 1.5-liter dan 1.8-liter. Transmisi juga ada manual 5 dan 6-percepatan, dan CVT.
Tipe mesin SFG18 untuk yang 1.8 L Natural Aspiration, dan SFG15T khusus pilihan 1.5 L turbocharged.
Jantung pacu 1.8-liter diklaim mampu menghasilkan tenaga 139 ps dengan torsi 187 Nm, dan 1.5-liter 150 ps beserta torsi 220 Nm.
Honda CR-V juga punya varian mesin 1.5L turbo, namun besaran tenaga yang dihasilkan jauh berbeda, yaitu 190 ps dan torsi 240 Nm.
Melihat dari dimensi, Glory 580 ini punya panjang 4.660 mm, lebar 1.845 mm, dan tinggi 1.715 mm. Kurang lebih mirip seperti CR-V generasi terbaru yang memiliki panjang 4.584 mm, lebar 1.855 mm, dan tinggi 1.679 mm.
Interior Sokon Glory 580
Selanjutnya mengenai suspensi, bagian depan menggunakan McPherson Independent, belakang Torsion Beam. Sistem pengereman depan dan belakang sudah disc brake, dan memiliki profil ban 225/60 R17.
Harga
Alexander menambahkan, kalau pihaknya masih memersiapkan untuk urusan pricing atau penetapan harga jualnya. Kemudian juga terkait dengan aftersales servis-nya, mulai dari suku cadang, perawatan dan perbaikan.
“Terkait denga perkiraan harga, Glory 580 dengan fitur lengkap itu sekitar Rp 300 juta sampai Rp 350 juta. Tentunya soal penetapan harga ini, bagaimana kami bisa memberikan konsumen surplus (value for money), tetapi di saat yang sama kami tidak mau produk kami murahan,” ujar Alexander.
Mesin Sokon Glory 580
Jika benar harganya seperti itu, maka akan bersaing ketat dengan rival di segmen low sport utility vehicle ( LSUV). Banderol di kelas itu dimulai Rp 220 jutaan hingga Rp 300 jutaan. Namun, bila dibandingkan dengan CR-V cukup jauh karena SUV Honda itu dijual Rp 466 juta (1.5L turbo) dan Rp 501 juta (2.4L)
"Produk Glory 580 ini merupakan salah satu SUV terlaris di dunia, dan kami berharap produk ini bakal memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. Ditambah lagi kalau model ini juga dikembangkan dan diproduksi dipabrik dalam negeri, sehingga menawarkan nilai yang kompetitif," ujar Franz Wang, Marketing Director PT Sokonindo Automobile, Selasa (28/11/2017).

Sokon Glory 580
Sebelumnya pada pertengahan 2017 ini, Sokonindo juga sudah memperkenalkan model pikap SuperCab untuk bertarung di segmen komersial. Produk ini juga yang akan produksi di pabrik Sokon di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten.
Pabrik ini merupakan basis produksi model mobil Sokonindo lainnya, di mana tidak hanya untuk pasar dalam negeri tapi juga ekspor, terutama ke kawasan Asia Tenggara dan wilayah lainnya.
Soal jaringan penjualan dan aftersales, Sokonindo mengaku sudah memiliki 30 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia. Rencananya dalam tiga tahun ke depan, jumlah titik dealer akan terus dikembangkan dan ditambah sampai 150 titik.
PT Sokonindo Automobile, resmi mengoperasikan pabrik di Cikande, Serang, Banten, dengan nilai investasi sampai 150 juta dollar AS atau Rp 2 triliunan, dan rencananya akan dinaikkan menjadi 300 juta dollar AS untuk membangun pabrik mesin.
Bukan sekedar pabrik, fasilitas produksi Sokonindo ini sudah mengimplementasi standar Industry 4.0 dan FMS (Flexible Manufacturing System), di mana 65 persen proses produksi menggunakan tenaga robot dan terkomputerisasi.
Jika melihat Toyota saja, sang raksasa otomotif dalam negeri, pabriknya baru sekitar 20 persenan mengadopsi teknologi robot untuk memproduksi kendaraannya.
" Pabrik mobil Sokonindo ini bisa disebut sebagai smart factory, dan dikenal dengan sebutan Industry 4.0, berstandar international dengan tingkat kepresisian dan daya saing yang tinggi. Penggunaan tenaga robot di parik ini mencapai 65 persen, dengan cara kerja konsisten, efisien dan tentu saja ketelitian yang hampir 100 persen," ujar Alexander, Selasa (28/11/2017).

Proses produksi yang menggunakan robot di pabrik Sokonindo CIkande, Serang, Banten.
Rekomendasi ke Jokowi
Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengapresiasi pabrik mobil Sokonindo, yang sudah mengadopsi teknologi modern. Bahkan, Airlangga berencana menjadikan pabrik ini sebagai tempat belajar link and match antara dunia pendidikan dan industri (program vokasi), dan akan dilaporkan ke Prsiden Jokowi.
“Sekali lagi Indonesia tidak ketinggalan, di mana kita bersama negara lain juga sudah masuk ke dalam Industry 4.0. Minimal tahun depan Sokonindo akan mendukung lima SMK, dan program studi di pabrik ini untuk industri robotik,” ujar Airlangga.
“Saya pikir ini menjadi yang ter-advance, nanti saya laporkan ke Bapak Presiden bahwa kalau diatur dekat-dekat sini mungkin kita bisa lihat pabriknya bersama Bapak Presiden, dan kami akan usulkan ke beliau,” ujar Airlangga.
PT Sokonindo Automobile merupakan perusahaan manufaktur otomotif hasil joint venture antara Sokon Group Company Limited asal Hongkong, dengan PT Kaisar Motorindo Industri dari Indonesia.
Sebelumnya Sokon Group telah menjalin kerjasama dengan Dongfeng Motor Corporation produsen otomotif milik pemerintah China dan memasarkan produk bermerek DFSK.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sokon-glory-580_20171129_184240.jpg)