Mencengangkan, Masyarakat di Daerah Ini Menyembah Tikus sebagai Dewa

Tapi cukup aneh kalau hewan yang dipuja dan dijadikan dewa justru tikus.

Surender Sharma, seorang pengunjung kuil Karni Mata, mengaku sebenarnya tidak ada catatan khusus mengapa tikus-tikus ini dipuja.

Hanya saja daerah ini memang terkenal karena memiliki banyak tikus.

“Jadilah tikus dianggap dewa dan disembah.

Ini baru pertama kali bagi saya kemari,” katanya.

Not for the faint-hearted: A close-up of a rat eating a peanut. Eating food that has been nibbled on by the rats is considered to be a high honour

Baca: Daftar 10 Jenderal TNI-Polri yang Berada di Lingkaran Jokowi

Baca: Perseteruan Fahri Hamzah dengan Mantan Staf Kepresidenan Era SBY

Baca: La Nyalla Kirim Surat pada Karni Ilyas, Isinya Teramat Menohok, Ada Nama Prabowo Disebut

Baca: Sudah Berani Pamer Kemesraan, Perlakuan Giorgino ke Irish Bella Jadi Sorotan

Baca: Tak Cuma Jasa Ranjang, Sang Gigolo Juga Ladeni Permintaan Aneh Berikut

Baca: Ustaz Arifin Ilham Perkenalkan Istri Ke-4, Istri Pertama Beber Tipe Wanita Kesukaan Suami Tercinta

Pengunjung yang datang biasanya memberi makan roti dan permen ke tikus-tikus itu. Tidak jijik?

“Aku selalu ke sini. Dan tidak masalah kalaupun mereka berkeliaran di kakiku,” kata Savita Sharma, pengunjung lainnya.

Paying their respects: The temple draws visitors from across the country for blessings as well as curious tourists from around the world

(dok/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved