Edisi Cetak Tribun Medan
Mission Impossible PSMS Medan, Operator Liga 1: Stadion Teladan Tidak Layak
Persoalan mission impossible dalam renovasi Standion Teladan, sehingga tidak bisa bermain di Medan sebagai tuan rumah.
TRIBUN-MEDAN.COM -Kompetisi sepakbola khasta tertinggi di Indonesia, Liga 1, segera dimulai.
PT Liga Indonesia Baru selaku operator kompetisi telah menetapkan jadwal pelaksanaan Liga Indonesia musim 2018, yakni berlangsung selama sembilan bulan, sejak 24 Februari hingga 24 Oktober 2018. Klub PSMS Medan dipastikan ikut bertanding.
Namun, ada persoanalan serius, mission impossible dalam renovasi Standion Teladan, sehingga tidak bisa bermain di Medan sebagai tuan rumah.
Persoalannya ada pada pihak PSMS Medan dan Pemko Medan mengenai kesiapan markas Ayam Kinantan. PT Liga Indonsia Baru telah memverifikasi stadion yang dipakai klub-klub Liga 1. Hasilnya, ada tiga stadion yang dinyatakan tak lolos verifikasi.
Tiga stadion yang tidak lolos tersebut adalah Stadion Teladan kandang PSMS Medan, Stadion Moc Soebroto yang merupakan markas PSIS Semarang, dan Stadion Marora yang menjadi homebase Perseru Serui.
"Ada beberapa stadion yang kami anggap layak atau tidak dan kami sudah stempel, lah begitu. Kalaupun tidak layak, kami masih memberikan waktu kapan selesainya (renovasi). Dan kalaupun tidak selesai, kami memberikan opsi silakan mencari stadion. Nanti, pada saat stadion sudah layak silakan daftar dan kembali," ungkap Direktur Kompetisi PT LIB Tigor Shalom Boboy dikutip Tribun Medan dari detik.com.
Baca: Ahok Sampai Momohon ke Ahwa (Julianto) agar Jauhi Istrinya Veronica Tan
Baca: Curhat karena Ribetnya Pengaturan di Instagram, Unggahan Melly Goeslaw Malah Bikin Warganet Ngakak
Menuru Tigor, Liga 1 akan diikuti kelub-klub teratas di Indonesia. "Langsung diikuti 18 klub termasuk Persebaya Surabaya, PSMS Medan, dam PSIS Semarang sebagai tim promosi," ujar Tigor dikutip Kompas.com.
Tigorshalom Boboy menjelaskan alasan stadion yang tidak lolos verifikasi lantaran tidak sesuai dengan standar. Klub dipersilakan mencari stadion lain atau merenovasi.
Menanggapi tak layaknya Stadion Teladan, Manajemen PSMS menilai keputusan tersebut belum berakhir, belumj berkekuatan hukum tetap. Masih ada waktu untuk merenovasi, sebelum liga bergulir. Selain itu masih ada waktu verifikasi tahap kedua yang nanti baru bisa dipastikan lolos atau tidaknya homebase tim Ayam Kinantan tersebut.
"Keputusan itu belum final. Memang Teladan saat ini beluk layak, karena sedang dalam tahap renovasi. Hasil keputusannya jika liga sudah mulai bergulir baru dinyatakan Teladan tak lolos," kata Direktur Teknik PSMS, Andry Mahyar Matondang saat dihubungi.
Baca: Ngaku Biseksual, Gadis Cantik Dibully hingga Akhiri Hidupnya Sendiri
Sekretaris PSMS Juluis Raja mengatakan dari hasil verifikasi yang dilakukan PT LIB, Jumat (26/1), pekan lalu, memang menyisakan delapan catatan. Termasuk soal lapangan masih berpasir dan harus dikeraskan. Kemudian harus adanya penambahan fasilitas lain untuk penonton.
"Untuk Stadion Teladan masih diberikan waktu sampai 25 Februari. Jadi kami sudah minta bantuan kepada Wakil Wali kota. Dan suratnya saya sendiri langsung saya antarkan ke beliau dan diterima. Secepatnya akan dilaksanakan dan kami tetap optimis main di Teladan," kata Julius Raja.
Lapangan Tidak Rata
Lantas, bagaimana kondisi sesungguhnya Stadion Teladan, sehingga tidak lolos verifikasi. Berdasarkan pantauan Harian Tribun Medan/Tribun-Medan.com, hingga Kamis (1/2/2017), perbaikan demi perbaikan tengah dilakukan Pemerintah Kota Medan di Stadion Teladan. Perbaikan lapangan, dan perbaikan tempat duduk penonton atau tribun stadion, dan fasilitas penunjangnya.
Beberapa pihak menyebut upaya renovasi ini sebagai kemustahilan (mission impossible). Kalangan ini menyangsikan, renovasi Stadion teladan dapat tuntas hingga tenggat waktu tersebut. Terlalu singkat waktu untuk mengerjakan banyak sekali ketidaklayakan stadion.
Rumput di lapangan sudah tumbuh dan tampak hijau, namun hijaunya rumput tidak merata. Kontur lapangannya tidak rata, dibeberapa masih titik terdapat gundukan-gundukan yang berpotensi menghambat guliran bola saat pertandingan.
Pekerja yang turut memperbaiki stadion, bernama Selamat, bahkan mengutarakan permukaan lapangan Stadion Teladan kalah rata dibandingkan stadion yang dipergunakan warga di pinggiran kota seperti di daerah dia bermukim, Patumbak.
"Iya nggak rata memang Stadion Teladan. Kalau mau dibandingkan lebih rata stadion di Patumbak sana. Stadion Andespa yang di daerah kami sana, Patumbak. Padahal lapangan kami itu, lapangan kampung. Uang memperbaikinya nggak ada," ujarnya.
Baca: PSK Muda Mengaku Layani Empat Pria dalam Semalam tapi Bayaran Jasanya Sungguh Miris
Mulai 24 Februari
Jadwal diperkirakan berjalan sesuai rencana. Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, angkat bicara soal isu mundurnya jadwal kick-off Liga 1 musim 2018. Belakangan, isu soal diundurnya sepak mula Liga 1 2018 memang berembus kencang.
Hal ini tak lain akibat perhelatan Piala Presiden 2018 yang direncanakan berlangsung pada 16 Januari hingga 17 Februari 2018. Bila memang demikian, artinya penutupan Piala Presiden 2018 hanya berselang sepekan sebelum dibukanya Liga 1 - 2018.
Joko Driyono menyebut PSSI belum berencana mengubah jadwal kick-off Liga 1 2018. "Sejauh ini masih di tanggal itu," ucap pria yang akrab disapa Jokdri itu melalui Whatsapp kepada Bolasport.com. Meski demikian, Jokdri memang tak menutup pintu terhadap perubahan apa pun.
Ia menyebut, bila memang akhirnya berubah, ada satu hal yang mesti diperhatikan betul. "Intinya, jika ada penyesuaian jadwal kick-off Liga 1, kami harus bisa memastikan kompetisi berakhir pada pertengahan Oktober," kata Jokdri. "Hal ini karena Piala AFF 2018 dimulai pada tanggal 8 November." (ham/ryd)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/stadion-teladan-dan-psms-medan_20171130_125739.jpg)