Breaking News

Hotman Paris Sering ke Kedai Kopi Johny, Ternyata Bukan Sembarang Warung Kopi

Mengapa Kedai Kopi Johny sepertinya begitu istimewa bagi Hotman Paris?

http://www.thefoodxplorer.com/
Kedai Kopi & Bakpao Kwang Koan di Kelapa Gading, jakarta Utara. 

TRIBUN-MEDAN.com-Pengacara flamboyan Hotman Paris Hutapea semakin beken karena merambah dunia presenter.

Acaranya, Hotman Paris Show disiarkan di stasiun iNews setiap pekan dan mendapat sambutan yang cukup baik dari publik karena acap kali menggelitik rasa ingin tahu.

Hotman Paris Hutapea juga sering memberikan "petuah-petuah-nya" seputar masalah hukum, terutama persoalan perceraian di akun Instagramnya.

Uniknya, ia sering kali mengambil video di sebuah kedai kopi yang seringnya disebut Kedai Kopi Johny.

Mengapa kedai kopi ini sepertinya begitu istimewa bagi Hotman Paris?

Dikutip dari Kompas.com, kedai kopi yang dimaksud pengacara kondang itu sebenarnya adalah Kedai Kopi Kwang Koan di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Kedai kopi ini istimewa karena masih menjaga tradisi di tengah modernisasi yang melanda industri kopi dengan kafe-kafe pengguna mesin pembuat kopi modern di mal maupun berlokasi di jalan-jalan ternama.

Johny Poluan, pemilik Kedai Kopi Kwang Koan pun mengakui bahwa kini sudah jarang ditemukan kedai kopi yang masih menggunakan alat pembuat kopi tradisional.

Untuk itu, Kedai Kopi Kwang Koan yang dimiliki Johny ini pun berbeda dengan kebanyakan kedai kopi yang ada. Bermodalkan resep dari orangtuanya yang merupakan keturunan Hainan, China, kedai kopi Johny sangat khas.

"Ini warung kopi Hainan, resepnya turun temurun dari orang tua saya," ungkap Johny kepada Kompas.com.

Begitu masuk menginjakkan kaki di kedai kopi ini, tersirat kesan klasik. Pembeli bisa melihat langsung kopi yang dipesannya dibuat sendiri oleh Johny, dengan alat-alat penyaring dan penyeduh kopi tradisional.

Kopi yang dijual hanya dua jenis, kopi hitam dan kopi susu, dingin atau panas. Sangat simpel.

Sambil menunggu pesanan kopi datang, terdengar lantunan musik yang berasal dari radio klasik yang diletakkan di atas lemari es, menambah unik ala kedai kopi tradisional.

Johny mengatakan, kopi yang digunakan ialah kopi toraja, ia mengolah sendiri kopi tersebut. Dari mulai pembelian, memilih biji kopi terbaik, penggorengan, hingga penyeduhan dan akhirnya sampai kepada pembeli.

Bisa dikatakan kedai ini tak pernah sepi. Johny dibantu beberapa karyawannya sibuk melayani pembeli yang satu persatu datang memesan kopi, baik untuk dinikmati di tempat, maupun dibawa pulang.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved