Puting Beliung di Dairi
Korban Bencana Puting Beliung Dimakamkan, Istri Ungkap Hal yang Memilukan
Erikson Girsang (35) korban yang meninggal akibat bencana puting beliung di Dairi dimakamkan.
Penulis: Tommy Simatupang | Editor: Salomo Tarigan
Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang
TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Erikson Girsang (35) korban yang meninggal akibat bencana puting beliung di Dairi dimakamkan.
Erikson diberangkatkan dari rumah tetangganya. Pasalnya, rumah miliknya telah rubuh dan tak dapat ditempati di Lingkungan Siboras, Kecamatan Sumbul, Selasa (27/2/2018).
Pantauan Tribun Medan/tribun-medan.com rumah duka telah dipadati masyarakat yang melayat. Istri korban, Roulina Sinaga tampak terus menangis di samping jenazah. Tiga anaknya yang juga tampak menangis didatangi teman satu sekolahnya.
Baca: Kepala Inspektorat Sembunyikan Hasil Pemeriksaan Kadisperindag, Honorer Dipekerjakan di Cafe Pribadi
Baca: Perempuan Muda Antusias Kembangkan Usaha Secara Online
Roulina mengungkapkan saat kejadian suaminya tetap bertahan tak ingin keluar rumah. Padahal, tiga anaknya sudah mengajaknya untuk keluar mencari tempat yang lebih aman.
"Kami sudah mengajak untuk keluar. Tapi, suami saya bersikeras tetap di dalam. Ia pun bilang tidak takut,"ujar Roulina sembari menangis tersedu-sedu.
Erikson meninggal karena tertimpa dinding rumahnya yang berdasar beton. Ia juga sempat menahan rubuh dinding rumahnya. Ia mencoba menyelamatkan anaknya.
"Ia coba menahan dinding itu, karena ada anak kami di situ. Tapi, akhirnya bangunan itu menimpanya,"tambahnya.
Seperti diketahui, bencana alam puting beliung yang terjadi kemarin Senin (26/2/2018) sekitar pukul 15.30WIB mengakibatkan tiga orang luka-luka dan satu meninggal dunia. Selain itu, ratusan rumah rusak parah.(tmy/tribun-medan.com).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/puting-beliung_20180226_180824.jpg)