News Video
Jelang Pemilihan Presiden, Pemerintah Indonesia Ancam Tutup Facebook
Kegagalan Facebook melindungi data pengguna dari propaganda politik selama Pemilu Kepresidenan AS dianggap menjadi ancaman buat Indonesia.
Penulis: Hendrik Naipospos | Editor: Hendrik Naipospos
TRIBUN-MEDAN.COM - Kegagalan Facebook melindungi data pengguna dari propaganda politik selama Pemilu Kepresidenan AS dianggap menjadi ancaman buat Indonesia.
Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, mewanti-wanti raksasa media sosial itu untuk menjaga data pribadi pengguna dari praktik manipulasi dan meredam penyebaran berita palsu.
Jika tidak, pemerintah mengklaim tidak segan-segan untuk menutup Facebook.
Peringatan tersebut dilayangkan jelang Pilkada serentak 2018 dan Pemilu Kepresidenan 2019.
Pemerintah mengkhawatirkan, media sosial bisa disalahgunakan untuk menebar ujaran kebencian dan kabar hoax buat memenangkan pemilu.
"Jika saya harus menutupnya, maka saya akan melakukannya,” ujar Rudiantara seperti dilansir Bloomberg.
Simak videonya;
Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV
Baca: 1 Juta Data Pengguna Facebook Indonesia Dicuri Cambridge Analytica Konsultan Donald Trump
Baca: Awas Hoax Ketik BFF di Facebook, Ternyata Ini Informasi yang Sebenarnya
Ia mengingatkan pemerintah sebelumnya pernah memblokir aplikasi layanan pesan Telegram.
"Saya melakukannya. Saya tidak segan untuk melakukannya lagi,” imbuhnya.
Facebook saat ini berada di bawah tekanan menyusul kasus Cambridge Analytica yang membeli data pribadi 50 juta pengguna buat keperluan propaganda Donald Trump selama Pilpres AS 2017.
Terutama di Asia Tenggara, raksasa medsos asal California itu dianggap gagal menghadang ujaran kebencian anti Rohingya yang marak di Myanmar atau meredam upaya sistematis kelompok pro pemerintah yang mobilisasi massa buat merundung oposisi dan aktivis HAM di Filipina.
Situasi serupa terjadi di Kamboja, di mana pemerintahan Hun Sen aktif menebar propaganda anti oposisi di Facebook.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/facebook-1_20180323_164925.jpg)