Hari Kartini
'Habis Gelap Terbitlah Terang', Pernah Baca Buku Ini? Terungkap 8 Fakta Menarik
Banyak orang awam yang beranggapan Habis Gelap Terbitlah Terang merupakan buku karangan RA. Kartini.

TRIBUNMEDAN.com - Satu peninggalan RA. Kartini yang paling terkenal adalah kumpulan surat yang dijilid menjadi buku yang berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang.
Namun, masih ada banyak hal yang belum banyak diketahui tentang buku tersebut.
Kali ini, TribunTravel.com merangkum beberapa fakta tentang kumpulan surat RA. Kartini Habis Gelap Terbitlah Terang dari berbagai sumber.
1. Bukan merupakan buku yang ditulis RA Kartini.
Banyak orang awam yang beranggapan Habis Gelap Terbitlah Terang merupakan buku karangan RA. Kartini.
Namun, faktanya bukanlah demikian.
Habis Gelap Terbitlah Terang merupakan kumpulan surat yang disusun oleh J.H. Abendanon pada 1911.
J.H. Abendanon sendiri merupakan Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Hindia Belanda.
2. Surat-surat yang dimuat dalam buku Habis Gelap Terbitlah Terang merupakan surat yang ditulis RA. Kartini kepada sahabat penanya di Belanda.
Seperti, Estella H Zeehandelaar, Nyonya Ovink-Soer, Nyonya RM Abendanon-Mandri, Tuan Prof Dr GK Anton dan Istrinya, Hilda G de Booij, dan Nyonya Van Kol.
3. Habis Gelap Terbitlah Terang awalnya diberi judul berbahasa Belanda, “Door Duisternis Tot Licht, Gedachten van RA. Kartini”.
4. Door Duisternis Tot Licht, Gedachten van RA. Kartiniditerjemahkan oleh Armijn Pane ke dalam bahasa Indonesia menjadi Habis Gelap Terbitlah Terang.
5. Selain bahasa Indonesia, Habis Gelap Terbitlah Terang juga diterjemahkan ke bahaasa Melayu, Jawa, dan Sunda.
6. Ada versi lain dari buku Habis Gelap Terbitlah Terang yang diterjemahkan oleh Sulastin Sutrisna.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/byky-habis-gekap-terbitlah-terang_20180421_134412.jpg)